Pendidikan 9 Tahun Diklaim Berhasil

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 15 Mei 2018 - 16:11:55 WIB   |  dibaca: 71 kali
Pendidikan 9 Tahun Diklaim Berhasil

HARDIKNAS : Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi menyampaikan sambutan dalam acara gebyar Hardiknas di halaman kantor Dindik Kota Cilegon, Senin (14/5).

CILEGON – Pelaksana tugas (Plt) Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengklaim angka rata-rata lama sekolah meningkat dari 9,68 menjadi 9,85 tahun. Kenaikan tersebut merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon selama 19 tahun untuk terus meningkatkan kualitas dan infrastruktur pendidikan di Kota Cilegon.

"Angka ini (9,85 tahun-red) terus menunjukan peningkatan. Artinya, anak sekolah di Kota Cilegon telah menempuh setidaknya selama 9 sampai 10 tahun yaitu jenhang SMP (Sekolah Menengah Pertama) atau lebih tinggi," katanya kepada Banten Raya saat memberikan sambutan dalam gebyar semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kota Cilegon di halaman Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Senin (14/5).


Edi menjelaskan, komitmen terus membangun dunia pendidikan tersebut juga dibuktikan dengan alokasi anggaran sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon sebesar 1,8 triliun. "Berbagai infrastruktur terus dibangun termasuk juga konsep sekolah mantap. Hal ini bentuk komitmen kami untuk terus membangun dunia pendidikan, sehingga SDM (Sumber Daya Manusia) Kota Cilegon menjadi handal dan cakao dalam berbagai bidang," jelasnya.


Edi menerangkan, angka pengguran yang mencapai 11 persen di Kota Cilegon hanya bisa dituntaskan dengan membangun pendidikan yang maju, sehingga melahirkan manusia-manusia yang handal dan berkualitas.

"Pendidikan menjadi prioritas dan kunci utama dalam membangun SDM yang berkualitas, sehingga pada akhirnya melalaui pendidikan kebutuhan industri dan bisa terpenuhi dan sdm lokal mampu terserap secara maksimal," terangnya.


Sementara itu, Kepala Dindik Kota Cilegon, Muhtar Gojali mengungkapkan, pada saat berpisah menjadi Kota Cilegon sekitar 75 persen infrastruktur pendidikan rusak berat. Kurang lebih 19 tahun dibangun dan hasilnya bisa dilihat lebih baik dari sebelumnya.

Begitu juga dari sisi metode terus berkembang dari pendidikan tradisional sampai pendidikan digital."Momentum ini menjadi hal yang bisa memotivasi kami untuk terus mengembangkan dan memajukan pendidikan, hasilnya bisa dilihat, sudah berkembang dan lebih baik," ungkapnya.


Muhtar menambahkan, dalam kesempatan gebyar tersebut juga memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi dan juga guru-guru yang sudah diangap berjasa memajukan endidikan, termasuk juga tokoh-tokoh yang sudah bersma memajukan pendidikan di Kota Cilegon. "Kami berkesempatan juga menyampaikan berbagai hal kepada Plt Walikota Cilegon (Edi Ariadi), para siswa dan guru berprestasi kami berikan apresiasi untuk menerima hadiah, termasuk juga para tokoh yang dahulu membangun pendidikan," tambahnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook