Tiga Granat dan Tas Diduga Bom Ditemukan

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Rabu, 16 Mei 2018 - 11:04:28 WIB   |  dibaca: 499 kali
Tiga Granat dan Tas Diduga Bom Ditemukan

EVAKUASI : Tim Jibom Brimob Polda Banten mengevakuasi 3 buah granat yang ditemukan di lapak rongsok warga Kampung Dahu Kidul rt 02/07 Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (15/5).

SERANG -Tim penjinak bom (Jibom) Brimob Polda Banten mengamankan tiga granat di Kampung Dahu Kidul, RT 02/07 Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. Selain granat, tim jibom juga mengamankan satu tas yang dicurigai sebagai bom di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang.


Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, tiga granat nanas ditemukan sudah berkarat di sebuah lapak rongsokan milik Muhammad Jaya sekitar pukul 18.30. Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Cikande.


Penemuan granat itu berawal saat Muhammad Jaya, pemilik toko rongsokan berkeliling mencari barang bekas ke warga dengan menukar rongsokan dengan minyak goreng. Setelah mendapatkan hasil yang cukup banyak, Jaya kembali ke lapaknya.


Setibanya di lapak, semua hasil rongsokan diserahkan kepada istrinya untuk disortir. Saat membuka sebuah bungkusan plastik berwarna putih, ditemukan tiga buah granat nanas.
Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan membenarkan adanya penemuan granat di lapak milik warga Cikande itu.

Kasus tersebut sudah ditangani Polsek Cikande dan Gegana Polda Banten."Betul kang, sudah diamankan oleh jibom. Untuk lebih jelasnya bisa langsung ke Polsek Cikande," katanya singkat.


Dilain tempat, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa ada tas ransel mencurigakan disimpan didekat pos polisi Sumur Pecung.

Pada pukul 18.16 WIB, petugas gegana tiba untuk mengamankan tas tersebut ke Mako Brimob."Setelah ada informasi itu, kita langsung mengamankan lokasi, dan menghubungi tim gegana Brimob untuk melakukan pemeriksaan isi tas yang belum diketahui pemiliknya," katanya.


Setelah dibawa ke Mako Brimob, ransel yang awalnya dicurigai sebagai bom tersebut hanya berisi beberapa pakaian dan sebuah jam tangan. Meski begitu, pihaknya mengapresiasi masyarakat yang melaporkan benda mencurigakan tersebut. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook