Astra Tol Tamer Ajari Warga Cara Olah Sampah

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Rabu, 16 Mei 2018 - 14:21:07 WIB   |  dibaca: 102 kali
Astra Tol Tamer Ajari Warga Cara Olah Sampah

BERNILAI : Ibu-ibu warga sekitar tol diajari cara memanfaatkan barang bekas menjadi bunga kertas saat workshop, kemarin.

TANGERANG – Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak (Astra Tol Tangerang-Merak) mengajari warga tiga desa di sekitar Tol Tangerang-Merak, tepatnya di KM 81, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (14/5).

Warga dari Desa Pegadingan, Desa Pelamunan, dan Desa Kramatwatu itu diajari tentang cara memilah dan mengolah sampah berdasarkan jenisnya melalui workshop pengelolaan sampah anorganik.


Manajer Departemen Environment, Social and Responsibility Astra Tol Tangerang-Merak, Rury Purwantoko mengatakan, acara workshop tersebut sebagai wujud kepedulian Astra Tol Tangerang-Merak kepada warga di sekitar ruas Tol Tangerang-Merak.


"Kita melihat sekitar Kramatwatu, terutama Pegadingan dan Pelamunan masih banyak titik lokasi sampah yang bertebaran, ini jadi masalah sosial dan lingkungan," ujarnya dalam acara yang digelar di SDN Gempol, Desa Gempol, Kecamatan Kramatwatu.


Dalam workshop ini, kata Rury, pihaknya mengundang kelompok perajin yang telah bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA MDR). Warga dilatih mendaur ulang sampah menjadi barang-barang yang bermanfaat serta berdaya guna dan bernilai ekonomis "Jadi, sampah tidak dibuang begitu saja, tapi bisa dikelola sehingga menghasilkan," ungkapnya.


Selain menimbulkan bau tidak sedap, lanjut Rury, sampah juga secara estetika menganggau pemandangan bagi pengguna jalan tol dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, Astra Tol Tangerang-Merak mengundang warga yang tinggal di sekitar tol agar bisa mengolah. " Ini supaya lingkungan warga bersih, sumber penyakit berkurang, dan tingkat kesehatan warga jadi lebih baik. Kami minta sampah tidak dibuang sembarangan, tapi dikumpulkan di tempat yang sudah disediakan, biar mudah petugas kita mengangkutnya," tegas pria berkacamata ini.


Rury menjelaskan, sebelumnya warga juga telah dibuatkan bak dan tong sampah agar warga membuang sampah di tempatnya. Namun, warga tetap membuang sampah sembarangan. "Kemarin kita berikan hardware (perangkat keras ; bak sampah_red), ternyata itu tidak cukup, makanya sekarang kita berikan software (perangkat lunak ; pelatihan). Dengan workshop ini warga ada wawasan baru. Ini insya Allah rutin, tidak sekali selesai, tapi bertahap," tegasnya.


Rury juga mengatakan, acara yang dilakukan itu sebagai bentuk tanggungjawab jawab perusahannya dengan melibatkan pemerintah daerah."Dinas Lingkungan Hidup kabupaten dan provinsi kita libatkan.

Dengan sinergi ini, masyarakat tahu fungsinya kita seperti apa, kita tidak mau jalan sendiri," jelasnya seraya berharap dengan acara itu kesadaran warga terbangun, karena dengan kesadaran warga lebih peduli terhadap lingkungan. "Kita tidak sepenuhnya menyalahkan warga sekitar, karena kata lurah tadi, banyak warga luar desa yang membuang sampah di sini."Di akhir acara, Astra juga memberikan bantuan bibit pohon berbuah kepada warga dan juga melakukan kerja baksti membersihkan sampah. (*/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook