PT SUJ Kembangkan Sistem Limbah WWTP

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 17 Mei 2018 - 11:06:39 WIB   |  dibaca: 214 kali
PT SUJ Kembangkan Sistem Limbah WWTP

PABRIK : Suasana pabrik PT Sentra Usahatama Jaya (SUJ) di Jalan Raya Anyer, Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Rabu (16/5).

CILEGON - PT Sentra Usahatama Jaya (SUJ) saat ini sudah mengembangkan teknologi pengolahan limbah yang ramah lingkungan atau Go Green. Pengelolaan limbah terbarukan tersebut berbasis Waste Water Treatment Plant (WWTP). Sistem pengelolaan limbah ramah lingkungan tersebut, dilakukan olh pabrik gula yang berlokasi di Ciwandan lantaran produksi limbahnya sudah mencapai 500.000 metrik ton per tahun.

Direkutur Operasional PT SUJ, Tanu Yota mengatakan, perusahaan yang berdiri sejak 2004 lalu ini, SUJ cukup membutuhkan waktu yang lama dalam meriset tekonologi WWTP. Dari hasil riset, pabrik gula rafinasi itu menggunakan tekonologi asal negara Jepang. "Kami bertekad untuk membuat sistem WWTP yang handal.

Kita pastikan teknologi sudah kita explored. 50 persen teknologi selalu mirip, baik dari Eropa, Jepang, Lokal, Malaysia dan Singapura. Jepang masih yang kita pilih, karena pola penerapan teknologinya sesuai dengan yang kita harapkan," katanya kepada Banten Raya, Rabu (16/5).


Menurut Tanu, teknologi itu telah diuji terlebih dahulu. Pembangunan Fasilitas Instalasi Pengolahan air Limbah (IPAL) pada proyek itu juga telah dicermati dan diteliti. Termasuk menyesuaikan parameter kualitas air yang sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan pemerintah.

"Sudah diuji kalau baku mutunya, COD kurang dari 100 ppm (miligram perliter) dan BOD kurang dari 50 ppm, kekentalan dari limbah. Jadi setelah keluar dari IPAL, bisa diterima. Dan itu sudah sesuaikan dengan peraturan-peraturan KLH (Kementrian Lingkungan Hidup)," tuturnya.

Tanu menjelaskan, tekonogi itu memiliki nilai tambah jika dibanding dengan tekonogi yang digunakan sebelumnya. Ia juga meyakini jika teknologi ini jauh lebih handal dari perusahaan gula rafinasi lainnya.

Sekalipun dana yang dikeluarkan untuk menginvestasikan teknologi ini tidak sedikit, diharapkan SUJ dapat menerapkan teknologi itu dengan Zero Waste. "Kita tidak bermaksud membandingkan, tetapi kami yakin tekonologi ini menjadi advantage buat kami," jelasnya.


Tanu menambahkan, PT SUJ itu ke depan sudah tanpa limbah, maka proyek yang sudah berjalan sekitar dua bulan lalu tersebut ditargetkan akan selesai pada Maret 2019 mendatang. "Kami juga bahkan sedang dalam proses penyelesaian proyek penggantian cyclone boiler menggunakan refractory untuk mengatasi masalah debu pembakaran yang ditargetkan selesai pada September tahun 2018 ini," tambahnya.

Sementara itu, Manager Human Resorces and General Affair (HRGA) and External Relation Rizki Weldi menegaskan, penerapan teknologi ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk seluruh stakeholder.

Penerapan teknologi itu memberi konstribusi secara positif, terutama pengelolaan limbah dengan cermat dan mengedepankan aspek lingkungan. "Kita ingin SUJ Zero Waste. Sesuai dengan visi kami, kami mau menjadi yang terbaik. Bukan diinternal saja tetapi juga untuk masyarakat," tegasnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook