Harga Sembako Dipantau Polisi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 17 Mei 2018 - 11:17:43 WIB   |  dibaca: 92 kali
Harga Sembako Dipantau Polisi

NAIK : Salah satu penjual cabai sedang melakukan aktivitas jual beli di Pasar baru Kranggot, Kecamatan Jombang, Rabu (16/5).

CILEGON - Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Cilegon akan terjun ke lapangan untuk memantau langsung harga sembako selama bulan Ramadan. Hal itu dilakukan untuk memastikan harga sembako dipasaran tetap stabil.

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso mengatakan, saat awal ramadan harga kebutuhan pokok rawan mengalami kenaikan. Selain itu, juga rawan adanya pangan kadalursa atau pangan berbahaya. "Satgas Pangan Polres Cilegon terus bekerja memonitor harga pangan dan kualitas pangan, terutama terkait dengan sembako selama bulan Ramadan," kata Rizki kepada Banten Raya, Rabu (16/5).

Rizki menjelaskan, pihaknya akan terus monitor harga sembako di pasar-pasar tradisional di Kota Cilegon. "Nanti akan kita monitor terus di pasar-pasar. Kita juga akan ambil langkah tertentu kalau memang kita lihat ada fluktuasi yang signifikan. Kenaikan yang cukup tinggi biasanya pada daging sapi, kalau untuk sembako jenis lain relatif tidak banyak naiknya," jelasnya.


Ditambahkan Rizki, pihaknya juga akan menyebar petugas ke pasar-pasar untuk memantau harga. Pemantauan harga oleh tim satgas pangan, sebenarnya juga telah dilaksanakan pada hari-hari biasa. Tidak saat ramadan saja."Yang jelas terutama harga daging sapi, kalau ayam cenderung stabil tapi kalau harga daging kan flutuatif ,terus kalau disana (pemasok) distop,udah disini (pasar) pasti melambung harganya.

Makanya nanti akan kita tetap monitor, kalau perlu kita lakukan operasi pasar. Kami juga bekerjasama dengan Polda Banten, kalau memang di Serang daging banyak di Cilegon sedikit bisa dipasok dari Serang," tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon Wawah Hermawan menegaskan, untuk kebutuhan pangan di Kota Cilegon selama ramadan sampai pasca Lebaran diklaim aman. Jikapun saat ini ada kenaikan, dianggapnya masih dalam batas kewajaran. "Kami sudah dapat laporan dari Bulog Serang, kalau stok beras dijamin aman, apalagi karena beberapa waktu lalu juga kan ada beras impor," tegasnya.


Wawan mengatakan, pihaknya juga akan memantau gudang-gudangs sembako di Kota Cilegon untuk memastikan tidak ada penimbunan. Jika keadaan harga sembako sudah naik, maka pihaknya juga akan melakukan operasi pasar. "Sembako di Kota Cilegon mayoritas dari luar kota, tapi kondisi saat ini belum ada kenaikan yang cukup fantastis. Suplainya masih lancar," katanya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook