Kota Layak Anak Butuh Banyak Syarat

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 17 Mei 2018 - 11:45:16 WIB   |  dibaca: 91 kali
Kota Layak Anak Butuh Banyak Syarat

DIALOG : Bupati Irna didampingi Kepala Bappeda Kurnia Satriawan berdialog dengan pejabat Kemen PPA di Jakarta.

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang, Irna Narulita melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Rabu (16/5). Koordinasi ini dalam rangka percepatan menuju Pandeglang Kota Layak Anak (KLA).


Irna didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kurnia Satriawan dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Raden Dewi Setiani.


Deputi Tumbuh Kembang Anak Kemen PPA, Leny Nurhayati Rosalin menyampaikan, untuk mewujudkan KLA harus memenuhi beberapa klaster. Klaster ini akan memengaruhi berbagai faktor, salah satunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). "Klaster yang harus dipenuhi, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan anak,  kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya,  dan perlindungan khusus," katanya.


Menurutnya, tujuan akhir dari KLA ini adalah Indonesia Layak Anak (Idola). Dirinya meyakini, Pandeglang juga punya tujuan yang sama karena bagian dari Indonesia. "Semua Kabupaten dan Kota se-Indonesia menggunakan klaster ini tanpa terkecuali untuk menuju Idola. Saya yakin Bupati Pandeglang punya pola untuk mewujudkan itu dengan membuat praturan agar kecamatan dan desa dapat mewujudkan lima klaster tersebut," tambahnya.


Masih kata Leny, ada empat prinsip yang harus dilakukan untuk mewujudkan KLA. Empat prinsip itu adalah non-diskriminasi, menghargai pandangan anak, kepentingan terbaik bagi anak, hak hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan. ”Jika kota sudah layak anak,  berarti layak untuk orang dewasa. Ini karena anak merupakan manusia yang sensitif.”


Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyampaikan,  dirinya bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akan segera mempersiapkan yang jadi peryaratan untuk memenuhi indikator KLA salah satunya Peraturan Daerah (Perda). " Kami bersama DPRD akan segera mengupayakan dalam pembuatan Perda. Perda ini sebagai pijakan dalam menjadikan Pandeglang sebagai KLA," kata Irna.


Menurutnya, peraturan tersebut akan menjadi acuan setiap OPD dalam membuat satu program dalam mendorong KLA. Karena untuk mewujudkan KLA di Pandeglang harus melibatkan beberapa OPD terkait. "OPD yang terlibat tidak hanya DP2KBP3A, Bappeda, Dinkes, Disduk, Pol-Pp, Dishub, Diskomsantik, melainkan pihak Desa karena sasarannya adalah masyarakat," ungkapnya. (muhaemin)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook