Lebak Optimalkan Atlet Binaan

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Kamis, 17 Mei 2018 - 11:51:50 WIB   |  dibaca: 196 kali
Lebak Optimalkan Atlet Binaan

ATLET LOKAL : Atlet lari estafet Kabupaten Lebak (nomor 58) bertanding di Sirkuit Atletik Banten beberapa waktu lalu. Untuk perhelatan Porprov Banten, Lebak mengandalkan atlet lokal.

LEBAK – Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Lebak akan mengoptimalkan seluruh kekuatan atlet binaan murni putra-putri daerahnya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten 2018 di Kabupaten Tangerang, November mendatang. Hal ini dilakukan sebagai langkah positif dalam mengembangkan pembinaan atlet atletik Kabupaten Lebak untuk di masa yang akan datang.


Ketua Umum Pengcab PASI Kabupaten Lebak Aliboy menyebutkan, jumlah atlet binaan putra-putri daerah Lebak yang tengah disiapkan tersebut sebanyak 20 orang terdiri dari putra dan putri. Dari 20 atlet tersebut terdiri dari atlet senior dan junior. “Meski kami masih dianggap kabupaten tertinggal, tapi soal atlet yang akan kami turunkan nanti asli putra-putri daerah Lebak. Mereka kita bina dari sejak SMP melalui program PPLD Dispora Lebak hingga senior melalui pengcab,” kata Aliboy, kepada Banten Raya, Rabu (16/5) sore.


Terbukti, lanjut dia, hasil pembinaan Pengcab PASI Lebak telah menuai hasil yang cukup cemerlang pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) IX Banten 2018 dengan berhasil menyabet 6 medali emas, 7 perak, 4 perunggu. “Atlet junior yang nanti akan kami andalkan di Porprov di antaranya adalah Yusuf Aspahani, Siamul Ahadi, Asep dan lainnya.

Mereka berhasil menyumbangkan medali emas untuk Lebak di Popda kemarin. Iya walaupun level popda berbeda dengan porprov, tapi kami optimistis mereka akan mampu bersaing merebut medali. Soalnya mereka sering kami turunkan di sejumlah kejuaraan regional dan nasional,” sebut dosen olahraga di STKIP Setia Budhi Rangkasbitung ini.  


Meski demikian, lanjut Aliboy, pihaknya mengalami sejumlah kendala dalam mempersiapkan atletnya menuju pesta olahraga multi event terbesar se Banten ini. Di antara kendala yang masih sering dialami oleh kontingennya adalah, minimnya sarana dan prasana, pemusatan latihan, dan uji coba.

Meski begitu, pihaknya tetap optimalkan walaupun harus berlatih dengan serba keterbatasan. “Kami tidak pesimis sedikit pun walau harus menjalani serba kondisi yang masih terbatas. Bagi kami itu adalah bagian dari perjuangan dalam menggapai suatu impian (prestasi).

Buktinya, sewaktu di Porprov IV Banten 2014 di Kota Serang, kami berhasil membawa pulang dua emas, sembilan perak, enam perunggu. Padahal secara sarana prasarana dan pembinaan tentu kami masih jauh tertinggal oleh kabupaten kota lain,” ungkap bapak yang juga guru olahraga di salah satu SD di Kecamatan Cibadak, Lebak, ini.


Sementara itu, salah satu pelatih atletik Porprov Lebak Nandang Eka Laya menuturkan, jadwal latihan rutin skuatnya selama bulan suci Ramadan ini hanya empat kali dalam sepekan. “Untuk bulan Ramadan ini, kita mulai berlatih tanggal 20 Mei sampai 10 Juni.

Dengan jadwal seminggu empat kali mulai hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu sore mulai pukul 16.30-17.30 WIB. Ini dilantaran untuk mengatur kondisi stamina para atletnya yang tengah menjalankan ibadah rukun islam yang keempat ini,” tutur Nandang. (harir)  

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook