Tujuh Perumahan Serahkan Fasos Fasum

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 17 Mei 2018 - 12:06:01 WIB   |  dibaca: 173 kali
Tujuh Perumahan Serahkan Fasos Fasum

SERAH TERIMA : Walikota Serang Tb Haerul Jaman sambutan dalam acara terima aset PSU dari pengembang perumahan, di Hotel Le Semar, Rabu (16/5).

SERANG- Sebanyak 7 perumahan di Kota Serang menyerahkan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) ke Pemkot Serang. Dengan demikian jumlah perumahan yang sudah menyerahkan fasos fasum mencapai 31 perumahan. Sedangkan yang belum menyerahkan 111 perumahan.
 
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang Hidayat mengungkapkan bahwa kemarin ada 7 fasos dan fasum yang diserahkan kepada Pemkot Serang.

Dari 7 perumahan yang diserahkan itu di antaranya adalah perumahan Kidemang, perumahan Kodam Siliwangi, perumahan Bumi Serang Baru, perumahan Bukit Permai, perumahan Rahayu Residence, perumahan Permata Banjar Asri Permai, dan perumahan Banjarsari Permai. Sebelumnya ada 7 perumahan yang menyerahkan fasos fasum. Sementara jumlah perumahan yang terdata di Kota Serang, berdasarkan data Desember 2017, mencapai 142 perumahan.


 “Salah satu yang diserahkan adalah Kompleks Korem yang sudah 20 tahun ditinggalkan pengembangnya,” kata Hidayat saat koordinasi pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kebijakan pembangunan perumahan serta penandatanganan secara simbolis berita acara serah terima aset PSU dari pengembang perumahan kepada Pemkot Serang di Hotel Le Semar, Rabu (16/5).

Selain Kompleks Korem, kompleks di Kidemang juga diserahkan setelah belasan tahun lalu ditinggalkan oleh pengembangnya. Penyerahan fasos fasum itu merupakan permintaan dari masyarakat atau warga di kompleks tersebut.

Terkait perumahan lain yang belum menyerahkan fasos fasum, ia mengatakan akan melakukannya secara bertahap. “Kalau kompleks yang baru relatif mudah koordinasinya. Yang susah itu yang sudah ditinggal sama pengembangnya,” katanya.

Bagi warga yang perumahannya sudah ditinggalkan oleh pengembang bisa berkumpul membentuk semacam kepanitiaan dan mengusulkan penyerahan fasos dan fasum ke Pemkot Serang. Cara semacamnya ini lebih aman bagi Pemkot Serang yang akan menerima aset tersebut dan untuk mengantisipasi bila ada gugatan dari pengembang.
 
Walikota Serang Tb Haerul Jaman mengatakan bahwa pengembang perumahan wajib menyerahkan aset PSU kepada pemerintah sesuai dengan peraturan daerah (perda) Kota Serang nomor 11 tahun 2012 tentang penyediaan dan penyerahan prasarana, sarana dan utilitas perumahan serta permukiman dari pengembang kepada pemerintah daerah.

Bahkan ketika ada pengusaha yang mengusulkan izin pendirian perumahan ada aturan dari total lahan yang ada 40 untuk prasarana fasos fasum. “Kalau perumahannya sudah terjual PSU harus diserahkan ke Pemkot Serang tapi nyatanya masih banyak yang belum,” katanya.

Fasos dan fasum yang sudah diserahkan pengembang kepada Pemkot Serang secara otomatis akan menjadi kewajiban kita Pemkot Serang dalam pemeliharaannya. Mau tidak mau pemerintah harus hadir di sana. Pemkot Serang juga harus menyediakan kebutuhan apa saja yang diinginkan oleh kompleks tersebut.

“Tapi kita juga nggak mungkin bangun semua. Kita lihat kebutuhan mereka dan kemampuan kita,” katanya seraya menambahkan kebutuhan masyarakat juga tidak hanya mengenai infrastruktur tetapi juga sarana tempat masjid, sekolah/madrasah, sarana olahrga, penghijauan, dan lainnya.

Jaman mengatakan bahwa melalui kesempatan ini ia berharap dapat merangsang pengembang perumahan lainnya yang ada di Kota Serang untuk segera menyerahkan fasos fasum sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook