Pemenang Lelang JLS Ditetapkan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 21 Mei 2018 - 11:24:56 WIB   |  dibaca: 418 kali
Pemenang Lelang JLS Ditetapkan

PERBAIKAN JLS DIKEBUT : Perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon di Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil terus dikebut agar selesai sesuai target.

CILEGON - Pemenang lelang proyek perbaikan Jalan Lingkar Seletan (JLS) yang ambrol akibat banjir sudah ditetapkan. Sehingga, proyek tersebut sudah bisa mulai dikerjakan.
Berdasarkan informasi dari LPSE.Cilegon.go.id lelang cepat telah dilakukan. Sebagai pemenang lelang adalah CV Pusaka Ibu.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Ridwan mengatakan, saat ini pemenang lelang sudah ditetapkan. Lelang perbaikan JLS tersebut dilakukan dengan jalur cepat. "Ini karena bencana jadi menggunakan lelang cepat, dan saat ini sudah ada pemenangnya," kata Ridwan kepada Banten Raya, Minggu (20/5).


Menurut Ridwan, pengerjaan proyek dengan nilai sekitar Rp 1,709 miliar tersebut ditarget bisa selesai sekitar 20 hari. Agar sebelum Lebaran pengurugan sudah selesai dan bisa dilalui kendaraan. "Besok (Hari ini-red) sudah bisa dikerjakan oleh pemenang lelang," tuturnya.


Ridwan menambahkan, perbaikan yang dilakukan oleh pemenang tender, bukan sampai tahap pembetonan badan jalan. Pasalnya, betonisasi akan dilakukan menggunakan dana bantuan dari pihak swasta. "Yang penting saat Lebaran bisa dilalui saja dulu. Kalau Lebaran tidak bisa dilalui, nanti arus wisata ke Anyer pasca Lebaran itu menumpuk di Jalan Raya Anyer, tentu akan mengakibatkan kemacetan panjang, karena beban kendaraan bertumpu pada Jalan Raya Anyer saja," tambahnya.


Koordinator Pengumpulan Dana Swasta untuk Perbaikan JLS, Malim Hander Joni mengatakan, saat ini pihaknya baru melayangkan surat permohonan bantuan ke sekitar 50 industri di Ciwandan. Ia menargetkan, tujuh hari sebelum atau H-7 Lebaran dana sumbangan swasata untuk JLS bisa terkumpul. "Target dari Pemkot Cilegon Rp 2,5 miliar. Semoga target ini tercapai," katanya.


Joni menegaskan, dalam pengumpulan dana, pihaknya memisahkan empat kategori industri. Namun, Ia tidak membatasi kepada industri jika akan menyumbangkan bantuan. Bantuan dari pihak swasata juga tidak hanya berbentuk uang, tetapi juga bisa dalam bentuk material, alat berat maupun bantuan lainnya. "Ada empat kategori industri, seperti Chandra Asri dan Asahimas itu kategori satu, karena dilihat dari perusahaannya. Tapi, siapa saja juga boleh menyumbang," tegasnya.


Saat ini, tambah Joni, pengerjaan perbaikan masih dilakukan menggunakan dana Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Nanti, setelah perbaikan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 selesai, baru kekurangannya menggunakan dana swasta yang terkumpul. "Untuk pengerjaan yang menggunakan dana swasta mungkin pasca Lebaran baru dilakukan," tambahnya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook