LPJK Targetkan 3.000 Pekerja Tersertifikasi

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Senin, 21 Mei 2018 - 11:40:21 WIB   |  dibaca: 335 kali
LPJK Targetkan 3.000 Pekerja Tersertifikasi

UJI KOMPETENSI : Tim dari Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK) Banten melakukan pelaksanaan uji on site (observasi) belum lama ini.

SERANG – Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Banten pada tahun ini menargetkan sebanyak tiga ribu tenaga kerja kontruksi di Provinsi Banten sudah tersertifikasi atau memiliki kompetensi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing masyarakat di era Masyarakat Ekonomi ASENA (MEA).

Ketua Unit Sertifikasi Tenaga Kerja (USTK)   Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Banten Doni Muhammad Rohmat mengatakan bahwa pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja kontruksi ini sangat diperlukan untuk menciptakan produk yang aman bagi penggunanya sesuai dengan peraturan berlaku.

Selain itu, ujian dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi merupakan salah satu upaya untuk menghadapi persaingan global."Dengan jumlah pekerja yang sangat banyak di Banten, saya rasa target 3 ribu itu belum cukup, mengingat saat ini dampak MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) sudah mulai menggeliat," ujarnya.

Provinsi yang termasuk dalam project nasional RI tersebut, kata Doni memiliki jumlah tenaga kerja yang tidak sedikit, dan masih belum dapat tergarap oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Banten. "Tahun ini naik seribu dari tahun lalu, dibandingkan tahun lalu yang hanya dua ribu tenaga kerja," kata Doni.


Doni menyebutkan, hingga Mei 2018 sebanyak 1.700 tenaga terampil dan 600 tenaga ahli di Banten sudah tersertifikasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Banten.
"Untuk menggenjot target yang ditetapkan, kami telah melakukan beberapa strategi diantaranya Uji On Site (Observasi)," ucapnya.


Hal ini guna mendukung yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Undang-Undang No 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi, mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi kerja.


"Untuk di Banten saya rasa sudah cukup baik, namun angka tertinggi untuk tenaga kerja yang sudah tersertifikasi yaitu di wilayah Tangerang yang meliputi Kota dan Kabupaten Tangerang yakni sebesar 45 persen, diikuti Kota Cilegon yang merupakan sektor industri 25 persen,  Kota Serang 15 persen, Lebak 10 persen dan kabupaten Pandeglang 5 persen," paparnya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook