Guru Diminta Implementasikan Kurikulum 2013

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 21 Mei 2018 - 12:51:54 WIB   |  dibaca: 572 kali
Guru Diminta Implementasikan Kurikulum 2013

FOTO BERSAMA : Ketua Dewan Pembina Ibad Ar-Rahman, Hadi Santoso (kedua dari kanan) foto bersama guru yang meraih hadiah RPP tertinggi hingga terbaik dalam workshop guru penyegaran kurikulum 2013 tahun 2018, Minggu (20/5).

PANDEGLANG - Pondok Pesantren (Ponpes) Ibad Ar-Rahman Islamic Boarding School menggelar workshop guru penyegaran kurikulum 2013 tahun 2018 bersama SMP dan SMA Labschool-UNJ.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari dari 18, 19, hingga 20 Mei itu menghadirkan pemateri Dr Karnadi, M,Si, Dr Anggoro Budisusilo, M,Si, dan Dr Ali Chudori, M,M. Hadir dalam acara itu Ketua Dewan Pembina Ibad Ar-Rahman, Hadi Santoso, Kepala Kemenag Pandeglang, H Amin, M,PDI, Kepala Madrasah Aliyah Ibad Ar-Rahman, Zainullah, dan para guru putra dan putri.


Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina Ibad Ar-Rahman, Hadi Santoso mengharapkan guru yang mengikuti workshop dapat menerapkan ilmu yang didapat. Hadi mengajak mereka untuk terus berinovasi. "Saya harap kegiatan yang dilaksanakan tiga hari itu ada manfaatnya.

Tidak hanya untuk diri sendiri, tapi bermanfaat untuk anak-anak (siswa Ibad Ar-Rahman). Ilmu yang kita dapat bisa diimplementasikan. Kalau tidak, tidak akan efektif, dan tidak akan bermanfaat," kata Hadi saat menutup workshop yang digelar di Ponpes Ibad Ar-Rahman Islamic Boarding Schooldi di Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk, Minggu (20/5).


Hadi menyatakan, akan berencana melaksanakan kegiatan itu setiap tahunnya. Hadi menilai kegiatan itu dapat memberikan ilmu pengetahuan kepada para guru agar dapat memberikan pembelajaran kepada siswa dengan baik.

Seraya Hadi mengucapkan selamat kepada guru yang meraih hadiah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tertinggi hingga terbaik dalam workshop itu. "Upaya traning seperti ini akan sangat bermanfaat. Kita akan tetap menunggu lagi training berikutnya. Insya Allah nanti kita rencanakan untuk selalu kita laksanakan. Kepada rekan-rekan yang menjadi pemenang, selamat," ungkapnya.


Salah satu pemateri, Dr Anggoro Budisusilo mengatakan, berencana akan mengembangkan kegiatan itu untuk terus dilaksanakan. Dia berharap kegiatan itu dapat memberikan dampak bagi masyarakat secara luas. "Program ini akan kita kembangkan di ponpes. Program ini sudah lama kita rencanakan, dengan harapan dapat memberikan dampak kepada sekolah ditetangga kita (lingkungan Ibad Ar-Rahman)," tuturnya.


Anggoro mengungkapkan, guru yang sudah diberikan kegiatan itu dapat mengembangkan ilmu yang didapat dengan baik. Karena dia berencana menggelar acara itu ditingkat Provinsi Banten. "Saya berharap dapat diimplementasikan.

Komitmen dan etos kerja kita harus ditingkatan. Kalau kita komitmen, semua bisa kita kerjakan dengan baik. Apalagi kegiatan ini selain untuk evaluasi juga bisa kita buat skala provinsi, bila perlu kita menghadirkan Menteri," harapnya. (*/yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook