Ditarget Entaskan 1 Persen Warga Miskin

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 21 Mei 2018 - 13:56:19 WIB   |  dibaca: 256 kali
Ditarget Entaskan 1 Persen Warga Miskin

BANYAK TANTANGAN : Suasana Rapat kerja Daerah Baznas Kabupaten Serang yang digelar di aula Tb Suwandi Pemkab Serang, belum lama ini.

SERANG - Pengurus Baznas Kabupaten Serang dihuni oleh para sepuh. Ketua Baznas Achmad Wardi Muslich misalnya berusia 77 tahun. Ia lahir tahun 1941. Meski demikian, Baznas tetap menjadi lembaga yang penuh semangat.

Baznas Kabupaten Serang yang berdiri tahun 2000 terus berupaya meningkatkan pengumpulan zakat dan infak untuk kemudian disalurkan lagi ke masyarakat. Salah satunya dengan mengoptimalkan kinerja unit pengumpul zakat (UPZ) dan menggandeng pihak swasta untuk menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas.


Di tahun 2017 lalu, penerimaan zakat infak sadaqah Baznas Kabupaten Serang mencapai Rp11,2 miliar. Jika dibandingkan dengan tahun 2016, penerimaan zakat naik Rp1,7 miliar. Kenaikan ini berkat infak ASN untuk pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) di tahun 2017 yang masuk Rp1,08 miliar."Dengan demikian kalau tanpa infak rutilahu kenaikan hanya Rp702 juta," kata Ketua Baznas Kabupaten Serang Achmad Wardi Muslich, kemarin.


Adapun tahun 2018 dari Januari sampai 30 April 2018, zakat dan infak yang masuk mencapai Rp2,4 miliar.Jumlah ini mengalami kenaikan Rp195 juta dibandingkan dengan penerimaan tahun 2017 dalam periode yang sama.


Sampai akhir April 2018 masih ada 11 UPZ UPTD yang belum sama sekali setoran yakni UPTD Pendidikan Binuang, Baros, Bojonegara, Ciomas, Cikande, Carenang, Pamarayan, Petir, Tanara, Tunjungteja, UPTD SKB.


Kepolisian sendiri tahun 2018 ini sudah mulai melaksanakan pemotongan zakat dan sudah disetorkan kepada Baznas sebesar Rp51,5 juta.Adapun target yang ingin dicapai tahun 2018 adalah Rp12,8 miliar. "Berarti masih kurang Rp10,6 miliar lagi. Tetapi masih ada waktu 7 bulan lagi untuk melakukan berbagai upaya agar target bisa tercapai," katanya.


Wardi meminta dukungan sebesar-besarnya kepada semua pihak. "Karena sesungguhnya apa yang kami kerjakan pada dasarnya membantu masyarakat warga Kabupaten Serang sendiri baik dalam program mengurangi kemiskinan, membantu di bidang pendidikan, kesehatan, keterampilan, dan sebagainya, meskipun dalam skala yang masih sangat terbatas," katanya.


Dengan kata lain, kegiatan Baznas sebenarnya adalah membantu Pemkab Serang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Serang sesuai dengan kemampuan atau hasil raihan dari zakat infak sadaqah.


Pemanfaatan zakat di bidang ekonomi, kata Wardi belum optimal. "Anggaran yang kami alokasikan hanya Rp398 juta atau hanya 4 persen dari anggaran 2017. Dana ini dialokasikan untuk bantuan modal usaha kecil, sebagian dari infak yang sifatnya pinjaman tanpa bunga, dan sebagian dari dana zakat yang sifatnya hibah. Kami belum menemukan pola yang tepat untuk program pemberdayaan ini, sehingga alokasi dananya baru 4 persen saja," katanya.


Ke depan, kata Wardi, program bidang ekonomi harus ditingkatkan karena setiap tahun Baznas dituntut oleh Baznas pusat bisa mengentaskan kemiskinan sebanyak 1 persen dari penduduuk miskin versi BPS. (FIKRI HILMAN)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook