116 Bus Siap Angkut Pemudik

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 22 Mei 2018 - 10:39:20 WIB   |  dibaca: 171 kali
116 Bus Siap Angkut Pemudik

PELAYANAN MUDIK : Sejumlah bus terparkir di Terminal Terpadu Merak (TTM), Senin (21/5). TTM menyiapkan 116 unit bus cadangan saat arus mudik Lebaran 2018.

CILEGON - 116 unit bus akan disiapkan oleh pengelola Terminal Terpadu Merak (TTM) Kota Cilegon. Bus tambahan disiapkan untuk mengangkut pemudik saat arus mudik Lebaran 2018, Senin (21/5).

Kepala TTM Sugiyo mengatakan, pihaknya telah menghubungi berbagai pengurus Perusahaan Otobus (PO) yang memunyai trayek ke Merak. Beberapa PO mengaku siap untuk menambah armada bus cadangan saat arus mudik 2018 ini. "Dari 37 PO yang ada di Merak, sejatinya sudah ada 116 bus dari beberapa PO yang siap untuk dijadikan armada cadangan saat arus mudik tahun ini," kata Sugiyo kepada Banten Raya saat ditemui di TTM, kemarin.


Menurut Sugiyo, armada cadangan dari beberapa PO tersebut, nantinya juga akan menjalani uji kelaikan. Jika tidak laik, tetap tidak diizinkan beroperasi menjadi bus cadangan. "Saat ini kami masih melakukan ramp chek atau pengecekan fisik maupun administrasi kendaraan. Kalau yang laik jalan, nanti akan ditempel stiker dari Ditjen Hubdat (Direktorat Jenderal Perhubungan Darat) yang bertulikskan angkutan mudik 2018," tuturnya.


Sugiyo menegaskan, bus cadangan bisa dioperasikan mulai tujuh hari sebelum atau H-7 Lebaran sampai tujuh hari setelah atau H+7 Lebaran. Izin yang digunakan bus cadangan tersebut menggunakan izin sementara.

Sebagian besar bus cadangam adalah bus milik PO yang sama. Namun, biasa untuk trayek pariwisata, dan saat Lebaran bisa digunakan untuk trayek reguler. "Untuk izin ini bisa didapat di terminal tipe A mana saja, tapi masa berlaku izin operasi ini hanya 14 hari terhitung H-7 Sampai H+7 Lebaran saja," tegasnya.


Diterangkan Sugiyo, prediksi lonjakan penumpang pada Lebaran 2018 ini bisa terjadi sebelum H-7 Lebaran. Pasalnya, pada awal Juni sudah mulai masuk masa libur sekolah. "Lonjakan penumpang yang diprediksi juga masih sekitar 10 sampai 30 persen saja, karena masa libur sekolah cukup panjang, jadi pemudik bisa terpecah," terangnya.


Ditambahkan Sugiyo, TTM juga akan menyediakan fasilitas posko bagi pemudik. Perbaikan beberapa fasilitas umum di TTM seperti ruang tunggu yang saat ini dalam renovasi, diprediksi selesai sebelum H-14 Lebaran. "Kalau peningkatan penumpang saat sebelum lebaran itu penumpang dari Jakarta yang turun di Merak dan akan melanjutkan naik kapal ke Sumatera.

Sementara, saat pasca Lebaran peningkatan arus balik sebaliknya, banyak yang turun dari kapal dan melanjutkan dengan bus ke Jakarta dan sekitarnya," tambah Sugiyo.
Sementara itu, Direktur Prasarana pada Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Wahyuningrum mengatakan, sejumlah fasilitas di TTM yang saat ini masih kurang,

diminta untuk selesai sebelum H-14 Lebaran. Ia berharap, saat Lebaran nanti tidak ada tindak kejahatan seperti pemerasana, percaloan, dan yang lainnya terjadi di TTM. "Saat arus mudik tentu akan ada pengamanan berlebih dari pihak kepolisian," katanya.


Wahyuningrum menambahkan, Ia beraharap pada operator bus juga untuk memperbaiki layanan. Selain bus laik jalan, pengemudi bus juga akan diperiksa kesehatannya. Sehingga, sopir yang mengemudikan bus dipastikan sehat dan tidak terpengaruh obat-obatan.

"Begitu juga untuk pelayanan pembelian tiket, kami apresiasi bus yang sudah menyediakan pembelian tiket secara online, ini kan mengurangi praktik percaloan. Ke depan kami harap semakin banyak bus yang seperti itu," harapnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook