Modus Baru, Jual Miras Pakai Layanan Pesan Antar

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 22 Mei 2018 - 12:33:09 WIB   |  dibaca: 312 kali
Modus Baru, Jual Miras Pakai Layanan Pesan Antar

MEMBANDEL : Anak-anak gelandangan diamankan petugas Satpol PP Kota Tangerang dalam razia rutin, kemarin.

KOTA TANGERANG - Seorang pria berinisial AY berikut puluhan botol miras diamankan Satpol PP Kota Tangerang pada Sabtu pekan lalu. AY diduga kuat menjual minuman keras (miras) dengan modus layanan pesan antar. Pemesanan kepada pelanggannya itu dilakukan via apilkasi chating.


Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang, Gufron Falfeli menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat Tim Alap-Alap Satpol PP sedang melaksanakan patroli rutin, pihaknya menemukan pria dengan gelagat mencurigakan.


"Saat itu orang itu duduk di motornya yang terparkir sendiri di jalan sisi rel kereta. Saat ditanyakan identitas dan melakukan pemerikasaan, kami menemukan tujuh botol minuman keras," kata Gufron kepada wartawan, kemarin (20/5).


Miras tersebut ternyata akan diantarkan ke seorang pemesan. Miras tersebut diambil dari AY. Setelah mengamankan barang bukti miras dan mendapat informasi, petugas melakukan pengembangan dengan mendatangi kediaman AY di sekitar Kelurahan Buaran.


"Di rumah yang bersangkutan (AY), kami menemukan 72 botol minuman keras berbagai merek, dan dari pengakuannya, yang bersangkutan sudah dua bulan menjajakan mirasnya hanya kepada yang dikenalnya saja dengan menggunakan aplikasi whats app," jelasnya.


Selain mengamankan AY, pada operasi rutin tersebut petugas juga berhasil mengamankan sembilan anak punk dan anak jalanan yang kerap dikeluhkan dan meresahkan masyarakat.
"Mereka diamankan dari beberapa lokasi yang berbeda, diantaranya seputaran Pasar Tanah Tinggi, Lampu Merah Kehakiman, Tangcity, Adipura dan PLN," ungkapnya.


Kesembilan anak punk yang berhasil diamankan oleh petugas, diduga kerap melakukan pungutan kepada pengendara mobil yang membawa sayur dengan cara memaksa. "Selain senjata tajam, dari tangan mereka kami juga mengamankan beberapa butir obat-obatan terlarang jenis tramadol," tegasnya.


Ia menuturkan, pihaknya akan terus melakukan serangkaian penertiban atas keberadaan anak jalan dan peredaran minuman keras untuk menciptakan kondisi ketertiban dan kenyamanan bagi warga Kota Tangerang.


"Terlebih ini bulan Ramadan, kita tidak ingin ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa terusik lantaran keberadaan miras dan anak-anak punk yang diduga kerap kali teler dalam melakukan aksinya," jelasnya.


Ia mengaku kesulitan dalam menekan angka peredaran miras tanpa ada informasi dari masyarakat."Kita berkomitmen untuk terus menekan peredaran miras, prostitusi untuk menciptakan kondisi yang kondusif sehingga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dapat terus terjaga, namun kita juga meminta peran serta dari masyarakat untuk melaporkan kepada kami jika menemukan ada yang menjajakan miras di lingkungannya," pungkasnya. (*/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook