Izin 16 Produk Makanan Bermasalah

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 23 Mei 2018 - 13:27:16 WIB   |  dibaca: 347 kali
Izin 16 Produk Makanan Bermasalah

MEMERIKSA : Petugas Dinas Kesehatan Kota Serang memeriksa makanan di Giant Sempu, Selasa (22/5).

SERANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pemeriksaan pada makanan kemasan di Giant Lontar dan Giant Sempu, guna memastikan keamanan makanan. Hasilnya, ditemukan belasan produk bahan makanan yang bermasalah secara izin di pasar modern tersebut.

Kepala Seksi Farmasi dan Alat Kesehatan pada Dinkes Kota Serang Ade Elman Suhendar mengungkapkan bahwa dari pemeriksaan di 2 lokasi pasar modern itu ditemukan 16 produk yang izinnya bermasalah.

Produk-produk itu umumnya diproduksi oleh industri rumah tangga dengan beragam jenis produk mulai dari bahan makanan seperti sohun sampai dengan bumbu-bumbuan. Beberapa ada yang belum punya izin, ada izin tetapi belum diperpanjang, dan ada juga yang izinnya masih dari pusat.“Ada yang tidak ada izin, izin sudah habis dan belum diperpanjang, izin harusnya BPOM tapi PIRT. Umumnya di masalah izin produksi,” kata Ade, Selasa (22/5).

Ade mengatakan bahwa setiap produk industri rumah tangga harus memiliki izin pangan industri rumah tangga (PIRT) yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang. Sedangkan Dinas Kesehatan Kota Serang hanya memberikan rekomendasi terhadap izin tersebut.


 Ade mengungkapkan bahwa nomor produksi produk dan izin biasanya memang luput dari perhatian kosumen. Yang biasa paling banyak diperhatikan karena paling mudah dilihat adalah masa kadaluarsa produk.

Itu pun tidak semua orang memperhatikan. Padahal, memakan makanan kadaluarsa bisa menyebabkan keracunan, meski efeknya bisa berbeda antara satu orang dengan orang yang lain.“Kami sudah memeriksa juga produk makanan kemasan di Carfefour, Hypermart, dan Lotte,” ujarnya.
 
Manager Giant Extra Serang Sempu Ali Alfarist mengungkapkan bahwa ia menyambut baik pemeriksaan yang dilakukan Dinkes Kota Serang. Paling tidak ia menjadi tahu mengenai izin bahan makanan yang dijual di tempatnya. Dengan adanya kerja sama semcam ini maka akan bisa meningkatkan pelayanan untuk konsumen.
“Saling sharing saling kontrol untuk kepuasan costumer,” katanya.

Ali mengatakan bahwa Giant sebenarnya dalam posisi menerima produk yang disuplai oleh suplier. Karena seharusnya suplier yang mengurus segala teknis mengenai perizinan produk. Dengan adanya penemuan ini maka Giant Sempu akan menarik produk-produk yang izinnya bermasalah. “Kami akan tarik semua baranganya,” ujarnya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook