Dua Bulan, Heri Menghilang

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 24 Mei 2018 - 12:59:44 WIB   |  dibaca: 341 kali
Dua Bulan, Heri Menghilang

MENGHILANG : Kakak Heri Warto Siswondo saat menujukkan foto Heri Santoso, Rabu (23/5).

Diduga menjadi korban tindak kriminal, Heri Santoso (35) warga Lingkungan Sukamaju, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, tidak pulang ke rumah sekitar dua bulan. Hal tersebut membuat keluarga Heri was-was.


Informasi yang dihimpun Banten Raya, Rabu (23/5), Heri yang berprofesi sebagai sopir angkot pergi dari rumah sejak Kamis (15/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, Heri diminta rekannya untuk mengantarkan penumpang carteran menuju Petir, Kabupaten Serang, dengan menggunakan kendaraan Daihatsu Xenia Silver dengan nopol B-2224-TFW.


Berkali-kali dihubungi keluarganya melalui telepon genggam Heri, namun nomor telepon tidak aktif. Kecurigaan pun muncul sehingga pada Sabtu (17/3), keluarga Heri yang diwakili oleh Warto Siswondo melapor ke Polsek Pulomerak. Namun, sampai saat ini keberadaan Heri juga belum diketahui.


Warto Siswondo mengatakan, awalnya pada Jumat (16/3), dirinya menghubungi Heri karena ada sesuatu hal, namun telepon genggamnya tidak aktif ketika dihubungi. Namun, sehari sebelumnya Heri sempat berpamitan untuk mengantarkan penumpang carteran. “Sampai Sabtu (17/3) siang, tetap tidak bisa dihubungi, jadi saya lapor ke Polsek Pulomerak. Heri sempat cerita ke saya kalau dia (Heri –red) suruh nganter temennya pakai mobil rental,” tutur Warto.


Warto mengatakan, sampai saat ini sudah lebih dari dua bulan adiknya belum juga pulang ke rumah. Heri sendiri masih lajang dan tinggal dengan orangtua. Pihak keluarga juga telah melakukan pencarian ke sekitar Petir, Kabupaten Serang, dan juga menanyakan ke tempat-tempat saudara di luar Provinsi Banten. Namun, Heri tidak diketahui keberadaannya. Ia menduga Heri menjadi korban tindak kriminal.  


"Sampai sekarang belum pulang dan keluarga masih terus melakukan pencarian. Pernah ada informasi ada di Rangkas dan di Pandeglang. Bahkan samapai ke Solo kita juga sudah cari karena dapet informasi ada di sana. Tapi, dihubungi telefonnya tidak aktif lagi," ungkap Warto kepada Banten Raya.


Warto menjelaskan mendapat informasi bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pengajuan untuk melakukan pengecekan keberadaan Heri Santoso melalui nomor telefon. "Polisi bilang belum ada kabar jika ada kabar diberikan informasi oleh polisi." jelasnya.


Warto berharap agar Heri Santoso dapat diketemukan, meskipun terjadi kemungkinan yang terburuk sekalipun keluarga sudah dapat menerima dengan lapang dada.  “Keluarga sudah menerima dengan lapang dada, seandainya adik saya sudah meninggal yang penting saya tau keberadaannya ada di mana," pungkasnya.


Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pulomerak Iptu Dikdik Rustandi mengatakan, bahwa pihaknya terus melakukan pencarian terhadap Heri Santoso dengan berbekal informasi keterangan dari beberapa saksi yang sebelumnya diperiksa oleh petugas kepolisian.


"Sampai sekarang kasus orang hilang itu terus kita lakukan penyelidikan, beberapa saksi juga sudah kita mintai keterangannya termasuk keluarga korban. Selain itu kami (kepolisian -red) juga sudah menyebarkan informasi baik orang hilang maupun nomor kendaraan nomor mesin dan rangka kendaraan. Namun hingga saat ini kami masih kesulitan menemukan titik terang," terangnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook