Bazar Polres Diserbu Warga

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 24 Mei 2018 - 13:16:14 WIB   |  dibaca: 457 kali
Bazar Polres Diserbu Warga

MURAH : Ibu-ibu Bhayangkari Polres pandeglang melayani pembeli Bazar Ramadan di lampu merah Alun-alun Pandeglang, Rabu (23/5).

PANDEGLANG - Bazar Ramadan yang digelar Bhayangkari Polres Pandeglang di lampu merah Alun-alun Pandeglang, Rabu (23/5), diserbu warga. Mereka mengantre untuk membeli kebutuhan pokok yang harganya lebih murah dari harga di pasar.


Hj Ayi, salah satu warga mengatakan, harga kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan itu lebih murah jika dibandingkan dengan harga pasar."Harganga sangat murah, seperti saya beli daging sapi harganya hanya Rp 80 ribu, dan minyak goreng Rp 12 ribu. Kalau di pasar daging sapi saja bisa mencapai Rp 110 ribu. Beda jauh harganya," kata Hj Ayi saat antre di bazar murah.


Ayi menyarankan, Bazar Ramadan ini bisa dilaksanakan setiap bulan. Dia menilai kegiatan itu sangat membantu warga, karena harga sembako yang dijual cukup murah. "Saya sih berharap kalau bisa diadakan setiap tahun. Jangan hanya dibulan Ramadan saja, karena sangat membantu kebutuhan masyarakat," harapnya.


Santi, warga lainnya juga berharap kegiatan itu bisa dilaksanakan setiap bulan. Harga kebutuhan pokok saat Ramadan di pasar tidak stabil, terutama saat Ramadan. "Harganya murah juga sih. Saya harap bisa dilaksanakan sampai akhir bulan puasa, biar warga bisa mendapatkan harga sembako yang murah," tuturnya.


Wakapolres Pandeglang, Kompol Maya Gent Hitijahubessy menegaskan, kegiatan itu menindaklanjuti Operasi Pasar Polda Banten yang digelar bekerjasama dengan Perum Bulog Drive DKI Jakarta- Banten dan Bazar Murah Bhayangkari 2018 di Pandeglang.


Wakapolres berharap kegiatan itu dapat memenuhi kebutuhan sembako masyarakat saat Ramadan. “Mudah-mudahan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang bisa memperoleh harga sembako relatip murah di bawah harga pasar," tegasnya.

Polisi Soroti Kenaikan dan Kelangkaan
Dari Serang, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat Launching dan Pelepasan Giat Ketersediaan dan Stabilisasi Harga Pangan di Halaman Apel Polda Banten, juga menyoroti terkait masalah harga pangan pada setiap tahun yang selalu meningkat serta munculnya kelangkaan beberapa komoditi bahan pokok tertentu.


Untuk mengatasi masalah itu, Polda Banten bekerjasama dengan Perum Bulog menggelar operasi pasar untuk menjaga ketersedian pasokan serta stabilisasi harga pangan. Operasi Pasar yang dimulai Rabu (23/5) kemarin akan berlangsung hingga Rabu (6/6) pekan depan.


Dikatakan kapolda, operasi pasar kali ini melibatkan jajaran Polda Banten serta Bhayangkari. “Ini adalah bentuk pelayanan kita kepada masyarakat sekaligus juga memberikan kontribusi kepada pemerintah terhadap negara untuk bisa membantu menstabilkan harga pangan,” ungkap kapolda.


Pihaknya telah mempersiapkan 12 titik atau lokasi operasi pasar yang strategis dan mudah diakses oleh masyarakat. Selama 14 hari kedepan, operasi pasar ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Banten.


Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag), Srie Agustina yang hadir juga, berharap Polda Banten serta jajarannya dapat melakukan pengawasan.“Melakukan pengawasan supaya tidak terjadi penyimpangan, penyaluran atau pendistribusian barang kebutuhan pokok ini untuk sampai ke masyarkat dengan harga yang wajar dan terjangkau,” katanya.


Srie berharap, operasi pasar ini dapat menjaga ketersedian, keterjangkauan, serta kesetabilan harga pangan di wilayah Banten.Sementara itu, Kepala Perum Bulog Divisi Regional DKI Jakarta-Banten, Mansur Siri mengatakan, dalam kegiatan operasi pasar ini Bulog telah menyediakan 70 ton beras. “Harga yang dijual ke masyarakat untuk kualitas medium dengan harga sebesar Rp 8,950,” kata Mansur Sri. (yanadi/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook