Ngurus Perpajakan Antri Dari Bedug Subuh

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Kamis, 24 Mei 2018 - 15:02:18 WIB   |  dibaca: 1488 kali
Ngurus Perpajakan Antri Dari Bedug Subuh

ANTRE MEMBLUDAK : Ratusan warga memadati Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Serang mulai pukul 05.00 WIB untuk mendapatkan nomor antrean layanan perpajakan, Rabu (23/5).

SERANG - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Serang, sudah dipenuhi warga Serang dan sekitarnya dari pukul 05.00 WIB. Padahal, jam operasional kantor pelayanan kantor pajak tersebut dibuka mulai 08.00 WIB.

Kantor yang beralamat Jalan Jendral A. Yani No. 141, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang,  Kota Serang ini, sudah dipadati warga yang akan mengurus perpajakan.
Informasi yang dihimpun Banten Raya dari seorang petugas keamanan KPP Pratama Serang, belasan orang bahkan rela antri dari pagi-pagi atau sebelum shalat subuh."Sebelum bedug subuh juga sudah banyak yang dateng," kata Petugas Keamanan KPP Pratama Serang M Halimi saat ditanya wartan Banten Raya, Rabu (23/5).


Dikatakan Halimi, lonjakan warga mengurus layanan perpajakan setiap hari terus terjadi setiap hari. Dalam sehari warga yang akan mengurus perpajakn bisa tembus 500 orang. Padahal, kuota antrian layanan yang bisa diberikan petugas pajak paling banyak 175-200 orang.

Namun khusu kemarin, layanan antrian hanya diberikan bagi 175 orang pertama yang datang lebih awal."Koatanya layanan hanya untuk 175 orang. Soalnya pelayanan pukul 15.00 WIB sudah tutup," katanya sambil memberikan informsi kepada warga yang sudah duduk dibangku antrian.


Muhamad Nur (26) salah satu warga mengaku ingin mendaftar Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun sialnya ia tidak mendapat nomor antrian  lantaran antrian layanan terbatas. Hingga akhirnya ia memutuskan datang lebih pagi agar mendapatkan nomor antrian.“Saya itu dapet no antrian ini baru yang ketiga kalinya ini datang kesini. Hari pertama datang jam 10.00 an gak dapet, hari kedua jam 06.30 wib masih gak kebagian antrian juga," kata warga Kecamatan Pontang Kabupaten Serang ini.


Hal senada juga diakui H sutiah (50) yang mengaku tak mau terulang tidak mendapatkan nomor antrian.“Makanya saya dateng lebih pagi, habis shalat subuh dianter anak langsung kesini (kantor pajak),” katanya.Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala KPP Pratama Serang Afga Tsauri membenarkan bawha setiap pagi warga sudah antri dikantornya.


“Hampir setiap hari seperti ini, padahal kalau daftar secara online enggak perlu antri. Tinggal daftar secara e-registration, lalu kirimkan kelengkapan berupa fotokopi KTP, maka kartu NPWP akan dikirim ke rumah,” katanya. Setelah daftar, daftar wajib pajak sudah dapat secara langsung mendapatkan NPWP.


“Tapi untuk kartu fisiknya memang butuh waktu karena melalui proses pengiriman pos. Kalau mau lebih cepat, setelah daftar online datang ke KPP langsung minta cetak kartu,” katanya.
Kendati layanan online tersebut cukup mudah, lanjut Afga namun masyarakat merasa tidak afdol jika mengurus perpajakan tidak datang ke kantor pajak.


“Himbauan melalui pengumuman sudah dilakukan di medsos, tetapi masih belum bisa mencapai sasaran, dan lagi pula masyarakat kita masih merasa belum afdol kalau tidak langsung datang sendiri ke kantor layanan publik,” katanya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook