Drainase Buruk, Rumah Warga Miskin Sering Banjir

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 25 Mei 2018 - 12:39:10 WIB   |  dibaca: 125 kali
Drainase Buruk, Rumah Warga Miskin Sering Banjir

BANJIR : Salah satu ruangan rumah warga di Kampung Papanggo, Rangkasbitung yang tergenang banjir akibat aliran drainase di jalan raya tidak berfungsi, Rabu (23/5) malam.

RANGKASBITUNG - Dua rumah warga tidak mampu bernama Siti Patimah (63) dan Neng (40) di Kampung Papanggo, RT 02/02, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung sering terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa.

Diduga, banjir terjadi akibat drainase jalan raya yang melintasi kampung tersebut bermasalah, sehingga setiap terjadi hujan deras, maka air yang menggenangi badan jalan tidak mampu tertampung oleh saluran air atau drainase jalan.


Siti Patimah mengatakan, banjir yang selalu merendam rumahnya sudah sering terjadi. Bahkan, agar banjir di rumahnya tidak terjadi lagi setiap hujan deras, maka banyak tetangganya yang sudah berusaha menginformasikannya kepada pihak berwenang. "Setiap hujan deras, air yang menggenangi badan jalan milik provinsi selalu mengalir ke rumah saya. Karena genangan air hujan di badan jalan tersebut cukup banyak, maka aliran dari badan jalan tersebut selalu membanjiri rumah saya," kata Siti Patimah.


Akibat sering terendam banjir, tambah Patimah, maka kini lantai maupun alat rumah tangga yang berada di rumahnya rusak. Bahkan, dinding disekitar rumahnyapun selalu kotor oleh lumpur, karena seringnya terendam banjir. "Saya hanya berharap agar pihak terkait bisa segera melakukan penanganan terhadap saluran drainase di sisi jalan di kampung kami," tambahnya.


Senada dikatakan Neng. Dirinya sudah sangat lelah menghadapi banjir di rumahnya. Bahkan, agar banjir tersebut bisa dicegah, maka dirinya memohon agar pemerintah daerah segera melakukan penangan. "Saya sedih sekali pak, setiap hujan deras pasti rumah saya dan rumah Ibu Siti Patimah kebanjiran," kata Neng.


Ketika hal tersebut dikonfirmasikan kepada Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jem Lebak, Entoy Saepudin mengatakan, karena drainase tersebut berada di jalan milik Nasional maka pihaknya akan segera melaporkannya ke perwakilan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Banten. "Nanti akan saya cek, setelah itu hasil pengecekannya akan diinformasikan ke Kemwntrian Pekarjaan Umum perwakilan Banten," terang Entoy. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook