Usia Minimal Masuk SD 5,5 Tahun

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 25 Mei 2018 - 13:25:07 WIB   |  dibaca: 397 kali
Usia Minimal Masuk SD 5,5 Tahun

SOSIALISASI : Walikota Airin Rachmi Diany dan Kepala Dindikbud Tangsel Taryono saat Sosialisasi PPDB di Graha Widya Bhakti Puspiptek, kemarin.

TANGSEL - Bagi orangtua yang anaknya akan masuk sekolah dasar (SD) harus siap-siap. Pasalnya, anak usia 5,5 tahun saat ini sudah bisa didaftarkan masuk SD.Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Taryono saat Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Setu, Tangsel, Kamis (24/5).


"Tahun ini usia minimal masuk SD adalah 6 tahun, berbeda dengan tahun kemarin yang 7 tahun. Bahkan, usia 5 tahun 6 bulan dapat diterima setelah mendapat rekomendasi dari sekolah ataupun psikolog," jelas Taryono.


Selain itu, kata Taryono, kriteria seleksi masuk pada tahun 2017 berdasarkan jarak tempat tinggal dengan sekolah. Tetapi, pada Permendikbud baru, ada tiga kriteria, yaitu jarak rumah ke sekolah, nilai ujian SD, dan prestasi. Ini sejalan dengan tujuan nasional terkait dengan peningkatan akses dan mutu pendidikan.


"PPDB di Tangsel telah dilakukan persiapan sejak tahun 2017, kami telah menyosialisasikan melalui billboard yang dipasnag di beberapa titik, juga kami sudah koordinasi dengan para camat dan lurah," kata Taryono.


Dindikbud Tangsel juga telah bekerjasama dengan Diskominfo terkait aplikasi dan sistem PPDB yang akan digunakan oleh siswa untuk mendaftar secara online pada 4-7 Juli 2018 mendatang."PPDB 2018 ini ada hal yang berbeda, karena semua berjalan dengan online yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, sehingga tidak ada aktifitas kolektif pendaftaran di sekolah tujuan, semua terpusat di Dindikbud," bebernya.


Terkait prestasi yang dimiliki oleh siswa, kata Taryono, juga diperlukan validasi oleh Dindikbud. Pihaknya akan menyiapkan 7 posko di 7 kecamatan. Diharapkan masing-masing SD bisa membantu pendaftaran online siswanya, sehingga PPDB di 22 SMP negeri tidak ada aktifitas.


Sementara itu, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany menyambut baik kegiatan Sosialisasi PPDB yang dilaksanakan Dindikbud Tangsel untuk siswa dari jenjang SD ke SMP secara online ini."Tahun kemarin dengan sistem zonasi, kita melihat dan mengevaluasi apa yang terjadi di tahun lalu dan kekurangan di tahun lalu bisa diperbaiki di tahun ini," ungkap Airin.


Menurut Airin, yang terpenting adalah kerjasama antara orangtua dengan guru sebagai orang. PPDB online ini bertujuan untuk adanya transparansi dan keterbukaan sehingga tidak ada lagi titip-titip murid. "Mudah-mudahan dengan sosialisasi yang dihadiri Kepala Sekolah SD dan SMP ini bisa turut mensosialisasikan kepada orangtua murid. Sehingga PPDB Online bisa berjalan maksimal," bebernya. (*/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook