Pemkab Beli Saham Bjb Rp12,8 Miliar

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 25 Mei 2018 - 13:32:17 WIB   |  dibaca: 168 kali
Pemkab Beli Saham Bjb Rp12,8 Miliar

TINGGAL DIBAHAS : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menyalami para anggota DPRD Kabupaten Serang usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang dengan agenda penyampaian satu macam raperda usul DPRD dan tiga macam raperda usul bupati, kemarin.

SERANG - Pemkab Serang akan membeli saham bank bjb di tahun ini dengan nilai RP12,8 miliar sebagai bentuk penguatan modal Pemkab Serang di bank milik pemerintah daerah tersebut.

"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten secara konsisten telah memberikan kontribusi yang positif terhadap  Pemkab Serang baik dari aspek pendapatan dalam bentuk deviden ataupun dari aspek pelaksanaan CSR. Penyertaan modal daerah ini akan membawa manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

Penyertaan modal di tahun 2018 ini dalam bentuk saham seri A dengan nilai nominal keseluruhan Rp12,8 miliar," kata Bupati Serang Rt Tatu Chasanah saat menyampaikan kata pengantar penyampaian tiga macam rancangan peraturan daerah usul Bupati Serang dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Serang di gedung DPRD, Kamis (24/5).


Tiga macam raperda yang disampaikan bupati antara lain raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Serang, raperda tentang pengelolaan persampahan, dan raperda penyertaan modal kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten.


Deviden yang diberikan oleh bank bjb selama ini selalu meningkat kepada Pemkab Serang. Tak hanya itu, bank bjb juga konsisten memberikan dana CSR untuk kegiatan pembangunan masyarakat di Kabupaten Serang seperti pembangunan rumah tidak layak huni. "(Saham) kita kecil kalau dibandingkan Jawa Barat. Kalau kita tidak memasukan penyertaan modal. Jadi kita terdelusi. Jadi yang lain masukan, kita secara presentase kan turun," katanya.


Deviden dari bjb di tahun 2017 mencapai Rp13 miliar. Kemudian CSR antara Rp1,3 sampai Rp1,5 miliar. "Kan lumayan. Enggak (pernah turun). CSR naik walaupun sedikit. Deviden juga tahun kemaren masih Rp12 miliar sekarang menjadi Rp13 miliar," katanya.


Sementara itu terkait dengan raperda pengelolaan sampah adalah untuk memberikan dasar hukum bagi penerapan pengelolaan sampah di kecamatan yang dialihkan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang. "Pengelolaan sampah kan ingin melibatkan kecamatan.

Tapi pas kemaren mulai dipindahkan ternyata aturannya belum disiapkan. Makanya dari perda ini. Kemaren langsung dipindahkan tidak bisa jalan. Karena kalau ditarik di satu dinas dengan luas wilayah Kabupaten Serang jadi tidak efektif. Sekarang coba lihat di jalan utama sampah bisa dimana-mana," katanya. (fikri)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook