PHRI Minta JLS Selesai Sebelum Lebaran

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 28 Mei 2018 - 12:25:16 WIB   |  dibaca: 311 kali
PHRI Minta JLS Selesai Sebelum Lebaran

BUKA PUASA BERSAMA : Ketua PHRI Provinsi Banten Ahmad Dari Alam (kedua dari kiri) saat berbuka bersama di A Mi Rang Korea Restorant, Sabtu (26/5).

CILEGON – Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten, Ahmad Sari Alam meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mampu menyelesaikan pembangunan jembatan Jalan Lingkar Selatan yang ambrol akibat banjir sebelum libur lebaran, sehingga para wisatawan yang hendak datang ke Pantai Anyer bisa menikmati akses jalan JLS dengan nyaman. Sebab, Pantai Anyer merupakan alternatif tempat liburan wisatawan dari luar kota.

"Anyer ini menjadi alternatif liburan wasatawan yang hendak berlibur dan menikmati susana pantai. Kami harap rusaknya JLS bisa cepat diperbaiki, sehingga akses jalan bisa nyaman untuk warga," katanya saat melaksanakan buka bersama di A Mi Rang Korean Restaurant Cilegon, kemarin.


Ahmad menjelaskan, jika JLS yang meruapakan jalan alternatif menuju wisata anyer belum juga selesai sampai libur lebaran maka, pemerintah dalam hal ini dinas perhubungan serta pihak kepolisian diminta untuk melakukan koordinasi, sehingga para wisatawan yang melintas tidak terkendala. "Kami harap ada solusi dari apa yang sudah terjadi, jelas ini kerugian jika sampai terkendala JLS," jelasnya.


Ahmad juga menuturkan, sumbangan kontribusi pajak daerah dari sektor hotel dan restoran di Provinsi Banten mencapai Rp 870 miliar. Jika 10 persen saja dari pajak difokuskan untuk membangun wisata, maka wisata di Banten pasti akan maju.


 "Tugas pemerintah itukan selain mempromosikan wisata juga membangunkan infrastruktur pendukugnya, jangan sampai jalan wisata jalannya jelek dan rusak. Kami harap potensi pajak bisa dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan wista di Banten," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Ridwan mengungkapkan, pemenang lelang pembangunan JLS sudah ditetapkan. Lelang perbaikan JLS tersebut dilakukan dengan jalur cepat. "Ini karena bencana jadi menggunakan lelang cepat dan saat ini sudah ada pemenangnya," ungkapnya.


Ridwan menambahkan, pengerjaan proyek dengan nilai sekitar Rp 1.709 miliar tersebut ditarget bisa selesai sekitar 20 hari. Hal itu dilakukan, agar sebelum Lebaran pengurugan sudah selesai dan bisa dilalui kendaraan, sehingga saat libur lebaran tidak terjadi penumpukan mobol di jalan anyer sampai jalur jalan protokol.


"Perbaikan yang dilakukan oleh pemenang tender, bukan sampai tahap pembetonan badan jalan. Pasalnya, pembetonan akan dilakukan menggunakan dana bantuan dari pihak swasta. Yang penting saat Lebaran bisa dilalui saja dulu.

Kalau Lebaran tidak bisa dilalui, nanti arus wisata ke Anyer pasca Lebaran itu menumpuk di Jalan Raya Anyer, tentu akan mengakibatkan kemacetan panjang, karena beban kendaraan bertumpu pada Jalan Raya Anyer saja," tambahnya. (uri)    

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook