Bentengi Anak dengan Al Quran

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 28 Mei 2018 - 13:24:39 WIB   |  dibaca: 402 kali
Bentengi Anak dengan Al Quran

KEMAH : Anak-anak yatim dan dhuafa saat sesi kemah Ramadan, Minggu (27/5).

SERANG- Agar anak-anak terbentengi dari hal-hal negatif maka perlu dikenalkan dan diajarkan Al Quran sejak dini agar Al Quran menjadi pedoman hidup mereka. Hal itu juga yang dilakukan para relawan Ramadan Yatim Camp 2 kepada anak yatim dan dhuafa saat menggelar kemah Ramadan yang mengambil tema "Turn On Quran" atau Menghidupkan Cahaya Al Quran, di Majelis Yatim Shaleh Idris Center Muhammadiyah Banten, di Bumi Agung Permai 2 Kaligandu, Minggu (27/5).


Ketua Panitia Ramadan Yatim Camp 2 Usamah mengatakan bahwa kemah Ramadan ini sebenarnya mirip dengan pesantren kilat. Akan ada 60 anak yatim dan dhuafa yang ikut dalam kegiatan ini yang berasal dari kabupaten/kota di Provinsi Banten. Kegiatan ini akan berlangaung mulai 27 Mei sampai 2 Juni mendatang.

Tema kegiatan ini memang fokus pada Al Quran. Dengan harapan dapat mendekatkan anak-anak ke Al Quran. "Kita gembleng baca Qurannya, hafalannya di akhir lomba hafidz. Selama 6 hari ke depan. Insya Allah cukup selama seminggu," kata saat pembukaan, kemarin.


Usamah mengatakan bahwa Ramadan adalah momentum yang baik mengajarkan Al Quran pada anak karena Al Quran diturunkan saat Ramadan. Menurutnya, sangat penting bagi anak-anak terbiasa membaca, memahami, dan mengamalkan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu mereka harus diberi pengetahuan Al Quran sejak dini, sehingga mereka tidak terkena dampak negatif dari arus globalisasi yang saat ini melanda dunia. "Juga supaya tidak terjerumus ke aktivitas negatif," katanya.


Selama mengikuti kemah Ramadan, anak-anak akan diberi motivasi agar mereka bersemangat dalam belajar, khususnya dalam mempelajari dan menghafal Al Quran. Akan ada juga seminar motivasi degan menghadirkan motivator, termasuk memotivasi menghafal Al Quran dan ilmu keagamaan.“Suasana belajar akan dibuat menjadi fun learning,” katanya.


Ia berharap setelah acara ini anak-anak yatim dan duafa lebih bersemangat dalam belajar dan pemahaman ilmu agama akan bertambah serta bertambah juga kecintaan mereka pada Al Quran, sehingga menjadi anak soleh dan selahah.


Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Banten Asep mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan sosialisasi Islam terhadap masyarakat lemah di sekitar yang disebut dengan mustadafin, baik yang ada di Kota Serang maupun kabupaten/kota lain di Banten.

Anggaran kegiatan dilakukan secara sukarela. Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai organisasi filantropi Islam seperti komunitas Berbagi Nasi, Aisyiyah, IMM, Permahi UIN SMH Banten, dan lainnya.“Sumbangan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk uang tetapi ada juga yang beri sembako, Al Quran, pengetahuan, dan lainnya,” katanya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook