Randis Boleh Dipakai Mudik

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 19 Mei 2018 - 11:32:31 WIB   |  dibaca: 870 kali
Randis Boleh Dipakai Mudik

MUDIK : Pekerja pihak ketiga memasang leblisasi randis milik Pemprov Banten, Jumat (18/5). Pemprov Banten mengisyaratkan membolehkan randis dipakai untuk mudik.

SERANG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan isyarat untuk membolehkan kendaraan dinas (randis) dipakai untuk mudik Lebaran yang jatuh pada 15-16 Juni nanti. Pemprov beralasan, kendaraan dinas dipakai mudik sekaligus dalam rangka pengamanan aset.


“Menurut saya konteksnya (untuk) pengamanan aset, bukan boleh atau enggak boleh, tapi pengamanan kendaraan dinas. Jadi randis tersebut lebih aman dibawa pulang kampung (mudik),” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin, kemarin.


Komarudin menjelaskan randis memang diperuntukan bagi kepentingan dinas. Akan tetapi pegawai yang diberi tanggung jawab memegang aset tersebut juga berkewajiban menjaga dan mengamankannya.


“Memang mobil dinas itu harus digunakan untuk kepentingan dinas. Yang diberi memegang (randis), harus bertanggung jawab untuk mengamankan. Ya kalau dibawa pulang itu lebih aman ya menurut saya, dari pada ditinggal (di rumah), dari pada enggak aman bagaimana,” ujar Komarudin yang juga menjabat Pj Bupati Tangerang ini.


Namun, lanjut dia, hal tersebut belum menjadi kebijakan Pemprov Banten. Kalau pun dibolehkan, pegawai harus mengeluarkan biaya bahan bakar minyak (BBM) secara pribadi. “Kalau untuk bensin ya iya lah (pribadi), masa pakai (anggaran dinas), harus pribadi. Tapi nanti nunggu kebijakan Pak Gubernur lah,” ucapnya.


Gubernur Banten Wahidin Halim saat dikonfirmasi belum lama ini mengaku membolehkan mobil atau kendaraan dinas Pemprov Banten dipakai untuk mudik. "Maua pake mobdin ta pake aja buat mudik, enggak apa-apa. Emang kenapa, enggak boleh? Siapa yang ngelarang? Enggak apa-apa, mobil dinas dipakai buat mudik Lebaran, boleh saja," ujarnya singkat.


Sementara itu diketahui bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur memastikan bahwa mobil dinas tidak boleh digunakan untuk mudik Lebaran, terutama kendaraan dinas pejabat.  "Kendaraan dinas pejabat tidak boleh (untuk mudik)," ujar Asman Abnur, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (7/5).


Asman menuturkan bahwa ketentuan itu diatur di dalam peraturan menpan nomor 87 tahun 2005. Dalam aturan itu jelas bahwa kendaran dinas tidak boleh digunakan untuk keperluan mudik. Ketentuan detailnya ada di pedoman pelaksanaan peningkatkan efisiensi, penghematan, dan disiplin kerja yang terdapat di lampiran II peraturan menpan nomor 87 tahun 2005.

Asman menjelaskan, dalam poin nomor 5 tentang kendaraan dinas operasional disebutkan bahwa kendaraan dinas hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas rokok dan fungsi. Lalu, kendaraan dinas dibatasi penggunaannya pada hari kerja kantor dan di dalam kota. (rahmat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook