ASN Dilarang Tambah Cuti

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 31 Mei 2018 - 11:53:45 WIB   |  dibaca: 504 kali
ASN Dilarang Tambah Cuti

APEL PAGi : Puluhan ASN di lingkungan Pemkot Cilegon tengah melakukan apel pagi belum lama ini.

CILEGON - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dilarang mengambil cuti tambahan saat pasca Libur Lebaran 2018. Hal tersebut, lantaran libur Lebaran tahun ini sebanyak 10 hari.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin mengatakan, pada Lebaran tahun ini liburnya cukup panjang. Hal tersebut, lantaran ada kebijakan baru dari Presiden Joko Widodo terkait dengan cuti bersama ASN. "Kalau dihitung itu liburnya 10 hari lebih, plus Sabtu Minggu. Tanggal 9 Juni sampai 20 Juni 2018 itu libur. Pada 21 Juni masuk lagi," kata Mahmudin kepada Banten Raya, kemarin.

Mahmudin menjelaskan, aturan cuti bersama Lebaran 2018 dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) sudah disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi kepada melalui surat tertulis kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah. "Suratnya dari Pak Plt sudah kami kirim ke OPD-OPD. Untuk itu, kami secara tegas melarang ASN nambah cuti, karena liburnya sudah panjang," jelasnya.

Mahmudin juga meminta kepada ASN untuk menggunakan hak libur sebaik-baiknya. Agar, pada hari pertama masuk kerja pada 21 Juni 2018 ASN sudah bekerja seperti biasa dan pelayanan publik serta roda pemerintahan tidak terganggu. "Hari pertama masuk kerja, nanti tentu kami akan melakukan monitoring," tandasnya.

Sanksi bagi ASN yang membolos pada hari pertama kerja pasca Lebaran, tambah Mahmudin, berupa potongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP). Potongannyapun tidak tanggung-tanggung, yaitu mencapai lima persen. "Tapi, untuk yang cuti hamil itu tidak apa-apa, atau sakit parah disertai surat dokter," tambahnya.


Ditegaskan Mahmudin, adapaun ASN yang tetap bekerja saat Lebaran, diperbolehkan untuk mengambil cuti pasca Lebaran. Pengaturan cuti ASN yang piket saat Lebaran, diserahkan kepada kepala OPD masing-masing. "Kalau pegawai Dishub (Dinas Perhubungan), Dinkes (Dinas Kesehatan), RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah), Satpol PP, dan pegawai lapangan yang lain kan ada yang masuk saat Lebaran, itu boleh cuti pasca Lebaran," tegasnya.


Anggota Komisi I DPRD Kota Cilegon Qoidatul Sitta mendukung langkah BKPP Kota Cilegon yang melarang ASN menambah cuti pasca Lebaran. Pasalnya, cuti bersama yang diberikan pemerintah pusat dinilai sudah cukup panjang. "Kami mendukung langkah BKPP untuk memberi sanksi tegas kepada ASN yang mangkir di hari pertama kerja pasca Lebaran," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Ia berharap, hari pertama kerja pasca Lebaran, roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan dengan lancar. "Jangan sampai di hari pertama kerja, kantor-kantor sepi," harapnya. (gillang)
 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook