KPU Bakal Coret Bacaleg

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 31 Mei 2018 - 12:04:35 WIB   |  dibaca: 298 kali
KPU Bakal Coret Bacaleg

SOSIALISASI : Anggota KPU Kabupaten Lebak Sri Astuti Wijaya memberikan penjelasan terkait pencalonan anggota DPRD Lebak pada Sosialisasi Pemilu 2019 di aula Kantor KPU Kabupaten Lebak, Rabu (30/5).

RANGKASBITUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak akan mencoret nama Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang menempati nomor urut paling terbawah yang diusung Partai Politik (Parpol) di setiap Daerah Pemilihan (Dapil). Hal itu dilakukan, jika jumlah Bacaleg melebihi kuota kursi 100 persen.


"Bacaleg yang menduduki nomor urutan terbawah akan dicoret jika melebihi jumlah kuota kursi 100 persen. Misalnya, Dapil 5 ada enam kursi namun yang didaftarkan sebanyak delapan, maka KPU akan mencoret nama terbawah," kata Anggota KPU Kabupaten Lebak Sri Astuti Wijaya dalam acara sosialisasi pencalonan Anggota DPRD Kabupaten Lebak 2019 di Aula Kantor KPU Kabupaten Lebak, Rabu (30/5).


Sri menjelaskan, pencoretan akan dilakukan oleh KPU. Hal itu terkait ketentuan alokasi kursi masing-masing setiap Parpol di setiap Dapil. "Selain harus menempatkan Bacaleg tidak boleh melebihi jumlah kursi sampai 100 persen, Parpol juga harus menyiapkan Bacaleg keterwakilan perempuan 30 persen," jelasnya.


Diungkapkan Sri, keterwakilan perempuan akan mengisi 30 persen jumlah kursi di setiap Dapil. Aturannya, setiap tiga kursi diisi oleh dua Bacaleg lelaki dan satu Bacaleg perempuan. "Misalkan jatah enam kursi maka harus ada dua orang perempuan yang masuk dalam bursa pencalonan. Rumusnya 3 kursi satu perempuan, kalau 9 kursi maka tiga orang perempuan begitu seterusnya," ungkapnya.


Sri menjelaskan, dalam waktu dekat operator KPU akan mengikuti bimbingan teknis ke Jakarta. Setiap Parpol diminta segera mengajukan operator masing-masing."Pengajuannya dilengkapi dengan surat mandat partai, karena akan banyak data di upload melalui aplikasi sistem informasi pencalonan sesuai peraturan KPU," jelasnya.


Terhitung 4 hingga 17 Juli, tambah Sri, masing-masing operator Parpol sudah mulai mengunggah syarat administrasi pencalonan melalui aplikasi silon yang selanjutnya diserahkan kepada KPU. "Sebelum ke KPU harus terlebih dulu syarat adiministrasi pencalonan sudah diupload di silon. Jika belum maka harus diselesaikan dulu di masing-masing dapil karena itu menjadi sebuah persyaratan harus dipenuhi Parpol," tambahnya.


Ketua Panwaslu Kabupaten Lebak Ade Jurkoni mengatakan, pihaknya akan turut serta melakukan pengawasan pencalonan Anggota DPRD Kabupaten Lebak, termasuk menyangkut keterwakilan perempuan di setiap Dapil. "Aturannya sebesar 30 persennya harus mewakili perempuan," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook