Blangko e-KTP Kembali Menipis

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 31 Mei 2018 - 12:09:34 WIB   |  dibaca: 529 kali
Blangko e-KTP Kembali Menipis

ANTRE : Warga menunggu di loket pembuatan dokumen kependudukan di Disdukcapil Pandeglang, Rabu (30/5).

PANDEGLANG - Persediaan blangko elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang kembali menipis. Untuk menunggu pasokan blangko stabil, Disdukcapil kembali mengeluarkan surat keterangan (suket) sementara.


Pantauan Banten Raya, Rabu (30/5) siang, suasana ruang pelayanan administrasi kantor Disdukcapil Pandeglang ramai dikunjungi masyarakat. Banyak warga yang antre di loket kependudukan untuk mendapatkan pelayanan. "Saya lagi perpanjang KTP. Tapi karena blangkonya menipis, cuma bisa dikasih suket," ujar Asep, saat antre menunggu panggilan.


Warga Kecamatan Panimbang ini mengatakan, jauh-jauh datang ke Disdukcapil Pandeglang untuk mengurus e-KTP. Dokumen kependudukan itu, katanya, akan digunakan untuk keperluan melamar pekerjaan di Jakarta. "Gak, buat (melamar) pekerjaan saja. Kebetulan selain dipakai juga, masa tenggang KTP saya sudah habis," imbuhnya.


Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Kependudukan Disdukcapil Pandeglang, Agus menyatakan, menipisnya blangko e-KTP sudah pihaknya koordinasi dengan pemerintah pusat.
Dia memastikan tahun ini blangko e-KTP akan kembali normal. "Sebetulnya blangko masih ada, tapi sedikit lagi. Kita sudah mengajukan ke provinsi dan pusat. Mudah-mudahan tidak lama lagi juga bisa stabil," kata Agus, di kantornya.


Menipisnya blangko e-KTP itu, lanjut Agus, terjadi akibat banyaknya warga yang mengurus dokumen kependudukan. Meski kebutuhan blangko menipis, Agus mengaku akan berusaha memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara mengeluarkan suket sementara. "Harus kita antisipasi. Kalau tidak begitu, blangko yang ada bisa habis semua. Makanya, kita keluarkan suket," ujarnya.


Selain blangko, Agus menjelaskan, saat ini tinta ribbon dan film untuk mencetak e-KTP juga sudah menipis. Bahkan katanya, beberapa pekan lalu dinasnya harus meminta bantuan ke kabupaten/kota di Banten untuk meminjamkan kedua item tersebut agar pelayanan tetap berjalan maksimal. "Sudah dua minggu ini kedua item itu menipis. Kemarin saja kita harus pinjam ke Lebak, meski harus bayar. Kalau tidak begitu, pelayanan tidak ada berjalan," jelasnya.


Menurutnya, menipisnya tinta ribbon dan film itu disebabkan anggaran untuk pengadaannya belum turun. Dia mengimbau masyarakat untuk menunggu hingga proses lelang kedua item itu dilaksanakan. Dengan harapan pelayanan dokumen kependudukan berjalan sesuai harapan masyarakat. "Saat ini pengadaan lelangnya sedang berproses. Mudah-mudahan tidak lama lagi sudah ada,” ujarnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook