Kehadiran ASN Diklaim Capai 97 Persen

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 31 Mei 2018 - 12:12:04 WIB   |  dibaca: 274 kali
Kehadiran ASN Diklaim Capai 97 Persen

DISIDAK : Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum, Undang Suhendra melakukan sidak di Gedung Setda Pandeglang, kemarin.

PANDEGLANG - Tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang selama bulan puasa Ramadan diklaim mencapai 97 persen. Data itu diketahui setelah Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Setda Pandeglang, Undang Suhendar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (30/5).


Menurut Undang, data kehadiran ASN itu setelah pihaknya menerima laporan absensi dari seluruh OPD saat sidak. Dalam sidak itu, kata Undang, para pegawai diingatkan untuk tetap memberikan kinerja dan pelayanan dengan baik, meski saat ini sedang melaksanakan puasa Ramadan. "Memangsekarang kita sedang puasa, tapi semangat kerja kita harus terus ditingkatkan. Mudah-mudahan saja di bulan Ramadan ini, kerja kita mendapat berkah dari Allah SWT," ujarnya.


Undang menyatakan, para ASN yang bolos bekerja akan dikenakan sanksi, namun sanksi disesuaikan dengan tingkat kesalahan ASN. Undang meminta kepala OPD untuk tegas memberikan teguran kepada pegawai yang tidak taat aturan. "Ya, kalau ada yang tidak masuk tanpa keterangan harus ditegur. Kepala OPD harus berani memberikan sanksi. Kita sifatnya hanya memantau, kalau saksi itu langsung diberikan oleh kepala OPD masing-masing," tegasnya.


Undang menjelaskan, sidak itu akan rutin dilaksanakan selama satu minggu sekali saat Ramadan. Bertujuan, untuk memberikan dorongan dan semangat kerja kepada semua para pegawai. "Akan terus kami lakukan. Ini untuk membuat pegawai lebih semangat lagi dalam bekerja. Apalagi sidak ini tidak hanya bapak (menyebut dirinya) yang melakukan, tapi dilaksanakan oleh ibu bupati (Irna Narulita) hingga pak sekda (Ferry Hasanudin) juga," jelasnya.


Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, Agus Riyanto menuturkan, hingga saat ini kehadiran ASN di bulan Ramadan relatif normal. Pegawai yang tidak masuk juga hanya beberapa orang. Dia menilai, kehadiran tahun ini tidak beda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. "Tingkat kehadiran ASN bulan puasa Ramadan tahun 2017 itu mencapai 96 persen, dan tahun 2018 sekitar 97 persen. Kalau hari -hari biasa mencapai 99 persen," tuturnya.


Agus mengaku sudah mengingatkan semua OPD untuk memberikan teguran kepada pegawai yang tidak masuk kerja saat bulan Ramadan. Dia menginginkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan seperti hari-hari biasa. "Sudah kita ingatkan. Kalau masalah teguran dan sanksi untuk pegawai yang bolos kerja, kita serahkan ke kepala OPD mereka untuk ditegur," imbuhnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook