FKIP Untirta Gelar Workshop Praktikum

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 31 Mei 2018 - 12:49:10 WIB   |  dibaca: 640 kali
FKIP Untirta Gelar Workshop Praktikum

PRATIKUM : Sejumlah peserta, panitia dan pembicara foto bersama usai mengikuti workshop pratikum, kemarin.

SERANG - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar workshop pembuatan alat praktikum dan penyusunan panduan praktikum fisika berbasis High Order Thinking (HOT), di Kampus FKIP Untirta Ciwaru.


Asep Saefullah, panita workshop menjelaskan, dalam workshop yang melibatkan guru-guru madarasah se-Kota Serang, bertujuan agar guru-guru madrasah bisa membuat alat praktikum sendiri yang bias diterapkan di sekolah-sekolahnya.“Guru-guru di workshop ini belajar membuat alat praktikum sendiri. Setelah itu, dilatih dalam  membuat panduan praktikumnya,” katanya kepada Banten Raya.


Asep menjelaskan, dengan diadakannya workshop pembuatan alat praktikum dan penyusunan panduan praktikum fisika berbasis HOT, bisa meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya sekolah madrasah di Kota Serang.


Dengan praktikum berbasis HOT ini, Asep mengatakan, diharapkan daya kritis dan kreatifitas siswa meningkat. “Karena, nantinya siswa dapat mencoba alat-alat praktikum, mempromosikan sendiri pengetahuan dan membangun kemapuan litaresai sains siswa,” kata Asep.


Ditempat yang sama, Mohammad Fatkhurkhman, pembicara dalam kegiatan workshop menjelasakan, praktikum ini untuk mempermudah para dewan guru dalam menjelaskan sebuah teori ke siswa.


Dengan praktikum, kata  Fatkhurkhman, siswa bisa membangun sendiri metode pembelajaran di masayarakat. “Siswa bisa mengembangkan daya ingat mereka untuk berpikir secara mandiri dengan bantuan alat,” tuturnya.


Dengan workshop ini juga, memberikan kemampuan dan keterampilan guru untuk membuat alat praktikum sendiri, ketika mengajar ke siswa akan lebih mudah. “Sehingga yang dilatih guru-nya terlebih dahulu, setelah selesai dari workshop ini bisa mengembangkan alat sendiri untuk dimasing-masing sekolahnya,” paparnya.


Denis Saputra, dewan guru perwakilan dari sekolah SMA Nur El Bantani mengatakan, kegiatan ini sangat positif untuk perkembangan pendidikan di Kota Serang. “Jadi dapat mengetahui perkembangan materi dari ilmu fisika dan juga kimia, dapat belajar tentang alat-alat praktikum yang sebenarnya kita bisa membuat sendiri, tanpa harus membeli dengan harga yang mahal di pasaran,” tuturnya.


Lanjutnya, workshop ini juga merupakan inovasi pendidikan menggunakan HOT sesuai dengan intruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). “Karena siswa setelah mendapatkan teori, bisa langsung praktik.

Siswa diharapkan lebih kritis agar nanti materinya bukan hanya sebatas pada konten pemikiran saja, tetapi juag konten penerapan, siswa dapat menerapak ilmu yang dipelajari untuk kehidupan sehari-hari di masyarakat,” pungkasnya. (mg-basyar)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook