Bawaslu Catat Ada 139 Pelanggaran Pemilu

nurul roudhoh   |   Politik  |   Sabtu, 02 Juni 2018 - 12:01:32 WIB   |  dibaca: 721 kali
Bawaslu Catat Ada 139 Pelanggaran Pemilu

REKAPITULASI : Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M Sudi memberi paparan dalam acara diskusi bersama Pokja wartawan Politik dan Kepemiluan di salah satu resto ternama di Kota Serang, Kamis (31/5).

SERANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten mencatat ada 139 pelanggaran selama tahapan Pilkada Serentak 2018 dan Pileg serta Pilpres 2019. Pelangaran tersebut dicatat baik berdasarkan laporan maupun temuan pengawas di lapangan.


Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M sudi mengatakan, sebagai lembaga pengawas pihaknya terus melakukan pemantauan selama tahapan Pilkada Serentak 2019 dan Pemilu 2019. Hingga 30 Mei, pihaknya mencatat ada 139 pelanggaran.

“Itu tidak hanya terjadi di daerah yang sedang pilkada seperti Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Empat daerah lainnya juga tercatat karena terkait pelaksanaan Pemilu 2019,” ujarnya dalam acara diskusi bersama Pokja wartawan Politik dan Kepemiluan di salah satu resto ternama di Kota Serang, Kamis (31/5).


Mantan Komisioner KPU Provinsi Banten itu menuturkan, adapun temuan tersebut terdiri atas Kabupaten Lebak sebanyak 13 pelangaran, Kota Serang 96 pelanggaran, Kota Tangerang 2 pelanggaran dan Kabupaten Tangerang 4 pelanggaran. Kemudian Kabupaten Serang 7 pelanggaran, Kabupaten Pandeglang 6 pelanggaran, Kota Cilegon 7 pelanggaran serta Kota Tangerang Selatan 4 pelanggaran.


“Pelanggarannya beragam ada berdasarkan laporan maupun temuan. Mulai dari pelanggaran alat peraga sosialisasi di tempat terlarang hingga terkait kampanye pasangan calon. Laporan dan temuan terbanyak ada di Kota Serang,” katanya.


Dari laporan dan temuan tersebut, kata dia, tidak ada satuan yang masuk pelanggaran ke ranah pidana. Meski nantinya ada yang terindikasi, pihaknya sudah siap memprosesnya karena Bawaslu sudah membangun sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu).


“Sekarang sudah bisa tindak lanjut pelanggaran pidana dan selanjutnya update di delapan kabupaten/kota,” ungkap mantan Ketua Komisi Transparansi dan Partisipasi Kabupaten Lebak ini.Didih mengimbau, baik kepada pasangan calon di pilkada maupun yang bakal calon anggota legislatif untuk senantiasa mematuhi aturan kepemiluan. Sebab, saat ini Bawaslu bisa mengeluarkan putusan, tidak lagi rekomendasi sehingga wajib dijalankan.


“Kami akan awasi terus, semua harus sesuai aturan. Kalau pun ada bakal calon legislatif yang ingin mengucapkan selamat Idul Fitri, silakan asal tidak mencantumkan partai politik sebagai peserta pemilu. Sebab kampanye baru dimulai pada September,” tuturnya.


Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Serang Rudi Hartono mengatakan, pihaknya akan senantiasa memantau pelaksanaan pemilu di daerahnya agar semua berjalan sesuai aturan. Hal itu diperlukan, selain memberi rasa adil namun juga agar pelaksanaannya bisa berkalan secara kondusif.“Kami selalu stand by, baik Pilkada Kota Serang 2018 maupun Pemilu 2019,” pungkasnya. (dewa)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook