PP Kawal Perpres TKA

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 04 Juni 2018 - 10:56:12 WIB   |  dibaca: 124 kali
PP Kawal Perpres TKA

RAPAT : Suasana rapat MPC PP Kota Cilegon di Gedung Serbaguna Batik Krakatao, Kecamatan Cibeber, Jumat (1/6).

CILEGON - Musyawarah Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Cilegon turut mengkritisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20/2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA). Pasalnya, terbitnya Perpres tersebut dianggap membuat keberadaan TKA di Indonesia semakin leluasa.

Sekretaris MPC PP Kota Cilegon, Andromeda Kaking mengatakan, kehadiran Perpres tersebut memang sedikit membuat kelonggaran aturan terkait TKA di Indonesia. Namun, pihaknya akan mengawal aturan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo tersebut. "Kalau memang tujuannya baik, akan kami dukung dan kawal. Tapi, keberadaan TKA juga akan menjadi perhatian kami juga," katanya saat ditemui Banten Raya di sela-sela Rapat Delapan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP Kota Cilegon, Jumat (1/6).

Menurut Andromeda, keberadaan TKA yang semakin banyak juga menjadi perhatiannya. Ia berharap, keberadaan TKA tersebut tidak membawa ideologi yang dilarang di Indonesia. "Kami tetap meminta kepada generasi muda untuk setia pada Pancasila," tuturnya.


Melalui PP, tambah Andromeda, generasi akan digembleng untuk setia pada ideologi Pancasila. Saat ini, kader PP di Kota Cilegon sekitar 2.200 orang. "Kami berharap, di kepengurusan PAC PP yang baru akan menambah jumlah kader. Ini kan rapat PAC untuk menetapkan ketua PAC yang baru untuk delapan PAC periode 2018-2022," ucapnya.


Sementara itu, Ketua MPC PP Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, delapan kepengurusan baru PAC PP Kota Cilegon yang dibentuk, diharap akan semakin memperkuat struktur keorganisasian PP di Kota Cilegon. "Ini rapat yang memilih ketua PAC, dan dikukuhkan oleh MPC. Ini juga dihadiri Ketua MPW (Musyawarah Pimpinan Wilayah) PP Provinsi Banten Johan Arifin Muba," katanya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook