Gudang Petasan Digerebek Polisi

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Senin, 04 Juni 2018 - 14:57:39 WIB   |  dibaca: 761 kali
Gudang Petasan Digerebek Polisi

SERANG - Polisi menggerebek sebuah rumah yang dijadikan gudang penyimpanan ribuan petasan di Kampung Parumasan, Kelurahan Panggung Jati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Jumat (1/6) malam. Petasan dan kembang api dipersiapkan untuk stok perayaan Idul Fitri.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan 1.934 pak petasan ukuran sedang serta ratusan ikat petasan ukuran kecil dan besar. Di rumah milik UB dan HR, petasan itu memenuhi hampir dua  kamar penuh.


Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, terungkapnya rumah yang dijadikan gudang penyimpanan kembang api berdasarkan laporan dari masyarakat. "Kita mendapati sebuah rumah yang ditemukan sebanyak 1.934 pak kembang api berbagai jenis, dipersiapkan, di stok untuk lebaran," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut Komarudin untuk memproses kasus penyimpanan petasan tanpa izin tersebut, pemilik kembang api dan rumah berinisial UB dan HR dibawa ke Mapolres Serang Kota. Sementara ribuan pak kembang api disita.


"Petasan ini akan kita lakukan penyitaan, karena jumlahnya cukup banyak dan ini berada ditengah pemukiman warga, sehingga dapat berisiko. Ini akan kita dalami, termasuk jenis petasan yang harus memerlukan izin," ujarnya.


Lebih lanjut, Komarudin mengungkapkan dari keterangan sementara yang diperoleh dari pemiliknya. Ribuan petasan tersebut akan diedarkan di Pasar Induk Rau, dengan total nilai petasan sekitar Rp25 juta sampai Rp30 juta."Pendistribusiannya ada di beberapa titik termasuk di Pasar Rau dan agen. Pengakuan pemilik ini distok untuk Idul Fitri," ungkapnya.


Komarudin menegaskan pemilik petasan dapat diancam pasal 187 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ayat 1, tentang bahan peledak karena dapat membahayakan selamatan warga sekitar. "Selain itu, pemilik tidak memiliki perizinan untuk menyetok dan menyediakan petasan. Petasan ini berasal dari Jakarta," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook