Pelayanan PDAM Dinilai Buruk

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 05 Juni 2018 - 12:36:16 WIB   |  dibaca: 229 kali
Pelayanan PDAM Dinilai Buruk

BUKA KRAN AIR : Seorang anak membuka kran PDAM yang tidak terdapat kocoran airnya di Kampung/Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Senin (4/6).

RANGKASBITUNG - Para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang berdomisili dibeberapa desa di Kecamatan Kalanganyar menuding pelayanan perusahaan milik daerah itu sangat buruk.

Hal itu terjadi, karena ratusan pelanggan asal Desa Aweh, Sukamekarsari dan Kalanganyar sudah beberapa hari belakangan ini tidak menerima pendistribusian air bersih dari perusahaan tersebut. Bahkan, tidak hanya beberapa hari belakangan ini sebelumnyapun pendistribusian air terhenti tanpa ada pemberitahuan kepada para pelanggan di Kecamatan Kalanganyar.


Pelanggan PDAM asal Aweh, Indra Lugay mengatakan, rasa kekesalannya terhadap pelayanan PDAM Lebak yang tidak maksimal dalam melakukan pelayannya kepada pelangganya.
"Kalau saya bayar air ke PDAM-nya lambat satu atau dua hari saja, pasti PDAM melakukan denda pembayaran. Bagi saya denda ini ngga seimbang dengan pelayanan PDAM yang saya nilai saat ini semakin buruk," kata Indra kepada Banten Raya, Senin (4/6).


Warga Desa Sukamekarsari, Heri menegaskan, bila pekan ini pelayananan PDAM tetap buruk, maka pihaknya bersama seluruh pelanggan PDAM di Kecamatan Kalanganyar akan melakukan aksi demo untuk mempertanyakan penyebab pendistribusian air kepada pelanggan yang sering terhenti. "Kami ini tahu secara rinci, penyebab buruknya pelayanan PDAM kepada para pelanggan yang ada di Kecamatan Cirende," tegas Heri.


Dirketur PDAM Lebak, Oya Masri yang dikonfirmasi  terkait tudingan pelanggan melalui whatsAap tidak membalas. Namun, Kepala Cabang PDAM Kakanganyar, Didi Humaedi mengatakan, kondisi pendistribusian air yang sering terhenti diakibatkan badian mesin pompa pendorong airnya mengalami kerisakan.

Bahkan kerusakan yang terjadi saat ini, akibat bagian as pada mesin pompanya terpaksa dibongkar karena mengalami kerusakan. "Sejak kemarin (Minggu-red) tim tekhnisi kami terus melakukan perbaikannya. Bahkan, agar pendistribusian air kembali normal, maka tim tekhnisi kamipun berusaha maksimal agar mesin pompanya kembali normal," kata Didi. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook