Peredaran Hewan Ternak Diperketat

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 05 Juni 2018 - 12:44:30 WIB   |  dibaca: 81 kali
Peredaran Hewan Ternak Diperketat

PERIKSA DAGING : Pedagang di Pasar Rangkasbitung sedang mengecek daging sapi dagangannya yang siap diperjualbelikan, kemarin.

RANGKASBITUNG - Peredaran hewan ternak yang diperjualbelikan di Kabupaten Lebak diawasi ketat. Hal itu dilakukan, dalam upaya mencegah keberadaan ayam mati kemaren atau Tiren serta keberadaan daging gelonggongan maupun daging yang berasal dari hewan ternak terserang penyakit.


Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Lebak, Iman Santoso mengatakan, peredaran hewan ternak, jenis unggas, kerbau maupun sapi pada saat menjelang hari raya idul fitri akan akan mengalami peningkatan.

Maka dari itu, agar beberapa hewan ternak tersebut bisa dicek kesehatannya dan dagingnya layak untuk dikonsumsi, maka pihaknya akan memperketat pemeriksaan kondisi masing-masing hewan ternak tersebut. "Kami tidak menginginkan, hewan ternak yang diperjualbelikan di Lebak merupakan hewan ternak yang tidak sehat dan tidak layak komsumsi," kata Iman kepada Banten Raya, Senin (4/6).


Ditambahkan Iman, agar seluruh kondisi hewan ternak jenis kerbau dan sapi tidak lolos dari pemeriksaan pihaknya, maka tiga atau dua hari menjelang lebaran idul fitri, pihaknya akan menugaskan tim dokter hewannya di jagal atau rumah pemotongan hewan. "Semua hewan ternak jenis kerbau maupun sapi yang akan dipotong di rumah pemotongan hewan, tidak akan lolos dari pemeriksaan kami," tambahnya.


Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Disnak Lebak, Anmurza mengatakan, selain hewan ternak yang berada di rumah potong hewan serta yang berada di peternakan, pihaknyapun akan memeriksa hewan ternak jenis unggas yang sudah berada di masing-masing pasar. "Bukan tidak mungkin ada hewan ternak jenis unggas yang tidak layak di konsumsu justru masuk ke pasar, sehingga kamipun harus melakukan pemeriksaannya di masing-masing pasar," kata Anmurza. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook