Bolos, TPP Dipotong 50 Persen

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 05 Juni 2018 - 14:39:11 WIB   |  dibaca: 176 kali
Bolos, TPP Dipotong 50 Persen

SERANG – Pemkab Serang memberlakukan pemotongan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) sebesar 50 persen, kepada aparatur sipil negara (ASN) yang tidak masuk kerja tanpa keterangan yang bisa dipertanggungjawabkan, pada hari pertama setelah cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri. Aturan itu diberlakukan, agar semua ASN tidak ada yang bolos kerja.


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Tb Entus Mahmud Sahiri menjelaskan,  aturan yang berupa surat edaran (SE) Bupati Serang Rt Tatau Chasanah tersebut, akan ditindaklanjuti dengan melakukan monitoring ke organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan-kecamatan pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama dan liburan Hari Raya Idul Fitri.


"Jadi edaran bupari terkait tidak ada cuti tambahan itu, akan kita terapkan betul-betul, mulai tanggal 21 Juni sampai dengan 30 Juni kita akan terus memonitoring ke semua OPD. Kita juga akan memanggil ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan.

Dalam surat edaran ibu bupati itu dijelaskan, bagi ASN yang tidak masuk kerja pada hari pertama sampai 30 Juni setelah libur lebaran akan dipotong TPPnya 50 persen, yang dibayarkan bulan Juli," ujar Entus, Senin (4/6).


Ia menuturkan, kebijakan pemotongan TPP 50 persen tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). "Kemarin hari Kamis (31/5) sudah disampaikan ke Kemenpan RB, dan Pak Menteri mendukung kebijakan Ibu Bupati tersebut. Kebijakan pemotongan TPP iti hanya berlaku di Kabupaten Serang, tidak tahu kalau di daerah-daerah lain, apakah ada atau tidak," katanya.


Selain itu, para ASN di Kabupaten Serang sudah sepatutnya bersyukur, karena tanpa berfikir banyak Bupati Serang Rt Tatu Chasanah juga memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh ASN. "THR tahun ini yang diberikan meliputi gaji dan TPP. Berbeda dengan tahun lalu, bahwa THR yang diberikan hanya gaji saja. Ini perlu disyukuri, kita tahu masih ada beberapa daerah yang masih berfikir soal darimana anggaran yang akan diberikan untuk THR," tuturnya.


Entus berharap, semua ASN di Kabupaten Serang di Kabupaten Serang dapat mematuhi aturan yang  dikeluarkan bupati tersebut. "Jadi tahun ini tidak ada cuti tambahan, kecuali bagi petugas-petugas tertentu seperti tenaga medis, yang saat orang lain cuti mereka itu tetap bertugas, maka mereka dibolehkan untuk mengambil cuti. Kalau yang lain harus masuk tepat waktu," paparnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook