Radikalisme di Kampus Sudah Level Lampu Kuning

nurul roudhoh   |   Nasional  |   Selasa, 05 Juni 2018 - 14:43:10 WIB   |  dibaca: 115 kali
Radikalisme di Kampus Sudah Level Lampu Kuning

BARBUK : Mabes Polri saat memberikan keterangan terkait penangkapan teroris di UNRI, Riau, Minggu (3/6) lalu.

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PPP Reni Marlinawati prihatin melihat temuan Polri terkait masuknya radikalisme ke lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, penangkapan terduga teroris di Gelanggang Mahasiswa Fisipol Universitas Riau (UNRI), merupakan lampu kuning bagi dunia pendidikan."Penyebaran radikalisme di perguruan tinggi telah masuk level lampu kuning," ucap Reni kepada jpnn.com, di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Senin (4/6).


Karena itu, dia meminta pemerintah dan pengelola kampus harus berusaha keras membersihkan lingkungan akademik dari persemaian radikalisme.Harus ada sistem serta konten bahan ajar dan pengawasan dalam proses belajar mengajar di kampus untuk menangkal paham terorirme.


Upaya pembersihan radikalisme di perguruan tinggi tidak dimaknasi dengan pemasungan kebebasan berpikir di ranah perguruan tinggi.Kampus harus menjadi tempat persemaian kebebasan berpikir melalui nalar yang merdeka dari berbagai tekanan dan intimdasi dari pihak mana pun."Aparat polri dan pihak kampus harus memastikan, kampus harus dijaga sebagai tempat perayaan kebebasan berpikir," tegas ketua Fraksi PPP DPR ini.


Pengelola perguruan tinggi juga dituntut melakukan langkah preventif atas sejumlah temuan terkait radikalisme di lingkungan mereka. Langkah pencegahan jauh lebih efektif ketimbang langkah penindakan. Upaya tersebut harus melibatkan seluruh civitas akademika."Momentum pendaftaran mahasiswa baru semestinya dijadikan kesempatan emas bagi pihak kampus untuk menyaring mahasiswa agar tidak terpapar radikalisme," lanjutnya.

Di sisi lain, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) juga dapat menjadi garda terdepan untuk memastikan mahasiswa baru dipastkan bersih dari paparan paham radikal. Begitu juga momentum orientasi pengenalan kampus (Ospek) mesti diarahkan agar mahasiswa baru tidak terpapar radikalisme. (jpnn)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook