Damkar Optimis Lampaui Target Pendapatan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 06 Juni 2018 - 13:53:11 WIB   |  dibaca: 303 kali
Damkar Optimis Lampaui Target Pendapatan

KENDARAAN DAMKAR : Seorang pegawai tengah melintasi beberapa mobil pemadam kebakaran yang terletak di kantor Damkar Kota Cilegon, Selasa (5/6).

CILEGON - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Cilegon optimis melampaui target pendapatan retribusi pada 2018 yang telah dibebakan kepadanya. Sebab,
saat ini pemasukan retribusi pada tri wilan 2 sudah mencapai 70 persen dari nilai yang ditentukan yaitu Rp 70 juta pada 2018.


Kepala Damkar Kota Cilegon, Nikmatullah mengatakan, optimisme pendapatan retribusi mampu melampaui target tersebut, karena pada 2017 Damkar Kota Cilegon telah melampauinya yaitu mencapai 125 persen dari nilai yang dibebankan yaitu Rp 60 juta.

"Pada tri wulan kedua kami sudah mencapai kurang lebih Rp50 juta, artinya nilainya sudah hampir 70 persenan dari target yangdiberikan kepada kami. Kami yakin pada 2018 juga akan melampaui target yang sudah diberikan, tahun lalu kami bisa lebih maka tahun ini (2018-red) juga harus lebih," katanya kepada Banten Raya usai menggelar rapat di kantor Damkar Kota Cilego, Kelurahan Sukmajaya, Selasa (5/6).


Nikmatullah menjelaskan, Damkar Kota Cilegon tengah merumuskan sistem retribusi yang akan diberlakukan. Jika saat sekarang retribusi baru dinilai dari kuantitas atau hanya banyaknya alat pemadam yang dilakukan pengecekan, maka kedepan akan dinilai dari kualitas, misalnya seberapa besar potensi bahaya yang timbul. Tentu antara pabrik biasa dan pabrik kimia berbeda resiko kebakaran yang ditimbulkan.

"Sedang kami bahas terus konsepnya, hal ini dalam rangka menaikan potensi pendapatan retribusi yang dilakukan oleh Damkar. Diharapkan dengan konsep baru maka pendapatan retribusi bisa lebih maksimal," jelasnya.


Nikmat menambahkan, jika konsep tersebut sudah jadi. Damkar Kota Cilegon akan mengajukannya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon untuk dibuatkan peraturan daerah (Perda)-nya, sehingga ada landasan hukum dan aturannya untuk Damkar Kota Cilegon dalam melaksanakan penarikan retibusi."2019 nanti kami usulkan menjadi Perda. Dengan adanya Perda, potensi pendapatan bisa semakin maksimal," imbuhnya.


Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Pedro Sio Apinto mengungkapkan, konsep memaksimalkan pendapatan retribusi terus dibahas. Hal tersebut untuk memaksimalkan pendapatan yang potensinya bisa digali lebih banyak lagi.

"Konsepnya terus kami matangkan. Dengan konsep mengukur kualitas dan resiko dalam menentukan retribusi pasti akan lebih maksimal dan ini juga sifatnya proporsional, sehingga antara misalnya pabrik biasa dan pabrik kimia dengan resiko tinggi berbeda secara hitungannya," ungkapnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook