Warga Difabel Terima Bantuan Mesin Jahit

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 06 Juni 2018 - 14:18:50 WIB   |  dibaca: 70 kali
Warga Difabel Terima Bantuan Mesin Jahit

TERIMA BANTUAN : Sukra, seorang difabel asal Kampung Pasir Gadung, Desa Jagabaya, Kecamatan Warunggunung menunjukkan mesin jahit yang baru diterimanya, Selasa (5/6).

WARUNGGUNUNG - Sukra, seorang difabel yang tidak memiliki satu tangan asal Kampung Pasir Gadung, Desa Jagabaya, Kecamatan Warunggunung mendapatkan bantuan mesin jahit dari Anggota DPRD Kabupaten Lebak. Bantuan tersebut diberikan kepada Sukra karena berprofesi sebagai penjahit."Bantuan mesin jahit diperoleh dari anggota dewan yang melaksanakan reses," kata Sukra di kediamannya di Kampung Pasir Gadung, Selasa (5/6).


Sukra mengaku, dirinya tidak menyangka bakal mendapatkan bantuan mesin jahit dilengkapi dinamo. Pada saat itu, kebetulan Ia menghadiri undangan acara reses. "Saat itu saya menyampaikan keluhan ingin memiliki mesin jahit bisa dioperasikan menggunakan listrik supaya dapat mempercepat pekerjaan mejahit. Syukur alhamdulilah langsung direspon," akunya.


Sukra menuturkan, mesin jahit yang diberikan dapat membantu meringankan pekerjaannya dan mempercepat proses penjahitan. "Selain mesin jahit otomatis, yang saat ini masih dibutuhkan berupa mesin untuk lobang kancing dan mesin obras," tuturnya.


Mesin tersebut, tambah Sukra, dibutuhkan karena memang belum memiliki, sedangkan permintaan akan jahit baju mengalami peningkatan. "Lumayan, penghasilannya dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Sebab, sudah memiliki banyak langganan, diantaranya Babinsa sama Bhabinkamtibmas ngejahit seragam nya ke sini," tuturnya.


Sukra menambahkan, pelangan menjahit mengalami peningkatan memasuki lebaran. "Ya seperti sekarang ini, banyak yang mermak pakaian. Rame lagi nanti pas musim masuk sekolah tahun ajaran baru," katanya yang sudah buka usaha menjahit tahun 1998. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook