Baznas Salurkan Zakat Profesi ASN

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 07 Juni 2018 - 10:47:05 WIB   |  dibaca: 178 kali
Baznas Salurkan Zakat Profesi ASN

PAKET SEMBAKO : Plt Ketua Baznas Cilegon Yayat Supriyadi (tengah) menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada Camat Jombang Agus Ariadi.

CILEGON - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon menyalurkan dana zakat profesi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bentuk pendistribusian 9.000 paket sembako untuk para mustahik di 43 kelurahan yang ada di Kota Cilegon.


Kepala Sekretariat Baznas Cilegon, M Imron mengatakan, pendistribusian paket sembako dilakukan pada Senin hingga Rabu (4-6/6) lalu. "Sebagai lembaga amilin, Baznas Cilegon mempunyai kewajiban menyampaikan amanat dari para muzaki kepada yang berhak menerimanya," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Imron menjelaskan, pendistribusian paket sembako tidak hanya dilakukan di delapan kantor kecamatan tapi juga dilakukan di 7 unit pengumpul zakat (UPZ) yang ada diantaranya dinas pendidikan, dinas sosial, kantor kementerian agama, pangdal, Palang Merah Indonesia, dan para pengurus Baznas.

"Jadi, setiap kelurahan yang ada di tiap-tiap kecamatan berhak mengambil 150 paket sembako untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi. UPZ juga mendistribusikan sesuai pengajuan oleh masyarakat. Isi paketnya beras, mie instan, minyak goreng, gula, sirop, sarden, kecap, teh, dan susu," jelasnya.


Plt Ketua Baznas Kota Cilegon, Yayat Supriyadi menambahkan, kegiatan pendistribusian paket sembako merupakan kegiatan rutin tahunan yang dikasanakan setiap Ramadan.
"Tujuan kegiatan ini tentu diharapkan mampu meringankan beban ekonomi kaum dhuafa selama Ramadan karena banyaknya kebutuhan hidup," tuturnya.


Yayat mengungkapkan, selain pendistribusian paket sembako, Baznas Cilegon juga menjalankan program peyaluran zakat fitrah yang dilaksanakan pada Senin hingga Rabu (11-13/6) melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Kota Cilegon. "Untuk zakat fitrah takarannya tahun ini senilai Rp35.000 dengan asumsi harga beras yang dikonsumsi masyarakat Rp14.000 per kilogram atau jika ingin membayar fitrah menggunakan beras maka bisa dengan 2,5 kilogram," ungkapnya. (adi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook