Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 07 Juni 2018 - 10:51:27 WIB   |  dibaca: 92 kali
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

DIMUSNAHKAN : Jajaran Muspida Kota Cilegon tengah melakukan pemusnahan botol miras secara simbolis, Rabu (6/6).

CILEGON – Kepolisian Resort (Polres) Cilegon memusnahkan 9.771 botol minuman keras (Miras), 8 dirigen miras oplosan, 79 bungkus plastik miras kecut dan 568 keping VCD porno dan bajakan. Pemusnahan barang bukti miras tersebut dilakukan setelah adanya putusan inkrah dari pengadilan negeri. Ribuan miras tersebut disita dalam operasi pekat yang telah diadakan oleh Polres selama 2 bulan.


Kepala Polres Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso mengatakan, ribuan botol tersebut dilakukan pemusnahan setelah mendapatkan hasil keputusan sidang tetap yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Serang. Para pelaku pengedar miras tersebut, telah dihukum dengan dikenakan hukuman denda sesuai dengan perda nomer 5/2006, yaitu sebesar 4 sampai 8 juta rupiah.
 

"Pemusnahan ini kami lakukan menjelang hari raya idul fitri. Hal ini agar peredaran minuman keras bisa diantisipasi saat perayaan idul fitri. Ada ribuan botol yang kami musnahkan dan ratusan keping VCD serta beberapa dirigen oplosan," katanya kepada Banten Raya usai melakuan pemusnahan di Halaman Mapolres Cilegon, Rabu (6 /6).


Rizki menjelaskan, banyaknya peredaran kiras di Kota Cilegon disebabkan karena lemah dan ringannya sanksi yang diberikan kepada pelaku pengedar ataupun pembuat miras, sehingga para pengedar denan jumlah ribuan botol masih saja melakukan aktifitas saat usai dikenakan denda.

Harus ada perubahan yang dilakukan anggota legislatif agar memperberat sanksi yang diberikan. "Kurungannya maksimal hanya 6 bulan penjara dan denda maksimal Rp 8 juta. Masih banyak karena dianggap hukumannya ringan. Untuk urusan miras ini sesuai dengan aturan Perda, maka yang bisa merubahnya adalah para anggota legislatif," jelasnya.


Rizki mengungkapkan, memberikan imbauan kepada warga untuk bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan dengan melaporkan berbagai hal yang terkait dengan jual beli atau peredaran miras kepada pihak kemanaan, sehingga pihak kepolisian bisa mengambil tindakan dan melakukan pengamanan jika dinilai meresahan warga.

"Sekarang momentum idul fitri, kami minta warga untuk menjaga bersam-sama. Jika ada hal yang mencurigakan atau menemukan hal yang meresahkan akibat adanya peredaran miras maka laporkan kepada kami, biarkan kami melakukan tindakan," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana menerangkan, ribuan botol miras tersebut beberapa diantaranya ditemukan dengan jumlah besar seperti di Hotel Dinasty atau Bintang Swalayan, Hotel Kaliana Mita (KM) dan Pelabuhan Merak. "Beberapa diantaranya dengan jumlah besar kami dapatkan dari 3 titik operasi. Namun, jika dari Reskrim hanya dari KM, sisanya dilakukan oleh bagian narkoba," terangnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook