Proyek Dermaga Eksekutif Dihentikan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 07 Juni 2018 - 10:53:37 WIB   |  dibaca: 101 kali
Proyek Dermaga Eksekutif Dihentikan

TINJAU DERMAGA : Menhub RI Budi Karya Sumadi saat meninjau pembangunan Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Merak pekan lalu.

CILEGON - Proyek dermaga eksekutif Pelabuhan Merak segera dihentikan mulai 9 Juni 2018. Hal tersebut dilakukan, lantaran di area proyek akan digunakan untuk arus mudik 2018. Manajer Usaha Pelabuhan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak Rudi Mahmudi mengatakan, pembangunan dermaga eksekutif di Dermaga VI dan Dermaha VII Pelabuhan Merak akan segera dihentikan 9 Juni 2018.

Proyek tersebut, dihentikan lantaran dermaga 6 juga akan digunakan untuk pelayanan arus mudik Lebaran 2018. "Dermaga 6 akan digunakan untuk pemudik sepeda motor, jika tidak muat, maka sepeda motor juga akan digiring juga ke Dermaga I, II, III dan IV," kata Rudi kepada Banten Raya, Rabu (6/6).

Rudi menjelaskan, pembangunan dua dermaga tersebut akan dilanjutkan kembali setelah arus balik Lebaran 2018, agar target terselesaikannya dermaga eksekutif pada tahun ini bisa tercapai. "Pada 25 Juni nanti akan dikerjakan lagi proyek dermaga eksekutif itu," jelasnya.

Menurut Rudi, saat ini pihaknya juga sedang fokus untuk pelayanan arus mudik 2018. Puncak arus mudik diprediksi ada dua kali, yaitu H-6 dan H-3 Lebaran. "Puncak mudiknya dua kali, karena liburnya cukup panjang dan tidak bersamaan jadi puncak arus mudik bisa terpecah pada Sabtu (9/6) sama Selasa (12/6)," tuturnya.


Rudi menjelaskan, arus mudik di Pelabuhan Merak tahun ini, diprediksi akan mengalami peningkatan dibanding arus mudik tahun lalu. Peningkatan sendiri sekitar 10 sampai 11 persen. "Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dengan pelayanan mudik, seperti kepolisian, KSOP (Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan), BPTD (Balai Pengelola Tansportasi Darat), dan Pemda," jelasnya.

Pelayanan arus mudik, tambah Rudi, juga disiapkan loket tambahan. Loket penumpang yang tadinya lima unit menjadi 31 unit, loket sepeda motor yang tadinya dua unit menjadi 32 unit, loket mobil yang tadinya delapan unit menjadi 17 unit. "Sementara untuk kapal di Merak ada 69 dan yang siap operasi 63. sementara, dalam puncak, bisa dioperasikan 36 kapal dalam waktu bersamaan dengan enam pasang dermaga," ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Teknik dan Operasi PT ASDP Indonesia Ferry La Mane mengatakan, saat ini pembangunan dermaga eksekutif progresnya sudah mencapai 60 persen. Dermaga VI, nantinya akan digunakan untuk pelayanan penyeberang sepeda motor. "Dalam waktu puncak. Lebaran tahun lalu penyeberang dengan sepeda motor itu mencapai 21 ribu unit. Sementara, roda empat atau lebih mencapai 18 ribu unit," paparnya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook