Atap SMAN 1 Cilograng Roboh

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 07 Juni 2018 - 11:28:48 WIB   |  dibaca: 67 kali
Atap SMAN 1 Cilograng Roboh

AMBRUK : Bagian atap salah satu ruangan kelas di SMAN 1 Cilograng ambruk, Rabu (6/6).

CILOGRANG - Bagian atap ditiga ruang kelas Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cilograng roboh, Selasa (5/6) malam. Saat kejadian, tiga ruang kelas tersbut sedang kosong dari aktifitas belajar mengajar, sehingga tidak ada guru maupun siswa yang menjadi korban.


Petugas Keamanan SMAN 1 Cilegon, Asep Sastra mengatakan, tiga ruang kelas yang dibangun pada 2013 tersebut bagian temboknya mengalami retak-retak akibat dampak gempa bumi diperairan KevamataN Bayah pada akhir Januari 2018.

Mengingat kondisi retak-retaknya lumayan parah, maka diduga tidak menahan bagian atapnya, sehingga pada Selasa malam atap ditiga ruang kelas roboh. "Saat itu saya sedang jaga malam. Lalu saya terkejut setelah mendengar ada suara keras yang ternyata berasal dari bagian atap ditiga ruang kelas," kata Asep kepada Banten Raya, kemarin.


Setelah melihat bagian atap ditiga ruang kelas roboh, Asep langsung menghubungi kepala dan beberapa guru SMAN 1 Cilogran. Agar bisa segera diketahui masyarakat, maka malam itu juga, dirinya langsung menuju ke permukiman penduduk. "Pada saat itu saya sempat panik. Namun setelah rasa panik itu hilang, maka saya langsung melaporkan kejadiannya ke Pak kepala sekolah dan kebeberapa guru," ucapnya.


Wakil Kepala SMAN 1 Cilograng, Rahmat Haidir membenarkan bila bagian atap dibeberapa ruang kelas disekolahnya ambruk, karena sebelumnya sempat mengalami rusak ringan akibat guncangan gempa yang pernah terjadi pada akhir Januari 2018 ini. "Ambruknya atap diatas ruang kelas disekolah kami sudah dilaporkan ke semua pihak terkait Pak," kata Rahmat Haidir.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi mengatakan, SMA di Lebak dibawah Pemerintah Provinsi Banten. Untuk itu, kejadian robohnya atap di SMAN 1 Cilograng tentunya pihak provinsi yang berwenang untuk melakukan perbaikannya. "Kami hanya membantu menginformasikannya saja ke pihak provinsi, karena SLTA dibawah kewenangan Pemerintah Banten," kata Wawan. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook