Tarif Angkutan Lebaran Normal

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 07 Juni 2018 - 11:36:00 WIB   |  dibaca: 308 kali
Tarif Angkutan Lebaran Normal

LENGANG : Bus AKAP menunggu penumpang di Terminal Kadubanen, kemarin. Kondisi arus mudik Lebaran di terminal itu masih lengang.

PANDEGLANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Pandeglang telah resmi menetapkan tarif dasar Lebaran Idul Fitri untuk kendaraan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP). Tarif yang ditetapkan itu merupakan tarif normal pada hari biasa dan akan berlaku H-7 dan H+7 Lebaran.


Kepala Dishub Pandeglang, Dadan Tafif Danial mengatakan, untuk tarif Lebaran tahun 2018 menggunakan tarif normal sesuai dengan peraturan pemerintah. Menurutnya, kenaikan itu hasil dari kesepakatan bersama antara pemerintah dengan semua pihak, baik Pengusaha Otobus (PO) maupun masyarakat. "Sebetulnya tarif ini tidak ada kenaikan, masih sama seperti hari-hari biasa. Seperti Labuan ke Kalideres Rp 30 ribu, Pandeglang-Kalideres Rp 25 ribu, dan Serang-Kalideres Rp 20 ribu," jelas Dadan, di kantornya, Rabu (6/5).


Dadan meminta semua PO untuk mengikuti tarif Lebaran yang sudah ditetapkan. Jika ada oknum sopir yang meminta tarif lebih dari itu, Dadan mengancam akan memberikan teguran pemberhentian izin operasional PO. "Semua harus patuh dengan tarif yang ada. Semua kendaraan harus pasang stiker tarif Lebaran, yang berlaku dari H-7 hingga H+7 Lebaran. Kalau dilapangan ada yang meminta tarif lebih dari itu akan kita tegur sesuai dengan aturan," tegasnya.


Untuk memastikan tarif itu dipatuhi semua kendaraan, Dadan mengaku akan rutin melakukan pengawasan secara berkala. Bahkan, anggotanya sudah diminta untuk melakukan pengecekan kesetiap kendaraan bus untuk memastikan tarif Lebaran tidak adanya kendala. "Pengawasan dan pemantauan pasti kita lakukan. Semua petugas kami juga sudah dibagi tugas untuk berada dibeberapa titik mengatur jalannya lalu lintas saat Lebaran," ujarnya.


Kepala Bidang Angkutan Dishub Pandeglang, Entong Haromaen menuturkan, setelah tarif Lebaran ditetapkan. Entong mengimbau masyarakat untuk melapor jika ada kendaraan yang meminta tarif Lebaran lebih dari aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. "Kalau memang ada yang menaikan dengan sepihak, saya minta penumpang untuk melaporkannya kepada kami, nanti kita tindak,” katanya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook