ASN Wajib Bayar Zakat ke Baznas

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 07 Juni 2018 - 12:10:13 WIB   |  dibaca: 77 kali
ASN Wajib Bayar Zakat ke Baznas

SERAHKAN ZAKAT : Gubernur Banten Wahidin Halim (paling kiri), Wakil Gubernur Banten (kedua dari kiri) dan Sekda Banten Ranta Soeharta (paling kanan) membayarkan zakat di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (6/6).

SERANG- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten menganjurkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten agar membayar zakat ke lembaganya. Hal tersebut dilakukan agar pengelolaan zakat bisa optimal. Bahkan, Baznas sudah meminta kepada Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) agar anjurannya dituangkan dalam sebuah surat edaran.


Ketua Baznas Provinsi Banten Suparman Usman mengatakan, tren pembayaran zakat kepada Baznas, khususnya dari ASN terus mengalami peningkatan. Meski demikian perlu upaya optimalisasi lainnya, salah satunya mendorong agar seluruh ASN membayarkan zakat ke Baznas.


“Trennya ada kenaikan tapi sekarang kan belum seluruhnya. Baru ada beberapa pejabat yang dengan kesadarannya karena zakat kan engak bisa dipaksa. Pemprov akan mengeluarkan produk bahwa nanti semua ASN itu harus membayar zakat tiap bulan pada Baznas,” ujarnya saat acara gebyar zakat di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (6/6).


Menurut Suparman, terkait hal itu pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemprov Banten. Dorongan agar ASN membayar zakat adalah hal yang wajar. Sebab, pada dasarnya membayar zakat adalah sebuah kewajiban.

“Mungkin bentuknya (dorongannya melalui) surat edaran atau apa saya kurang tahu. Kemarin baru dibicarakan di biro hukum, lagi di bahas di biro hukum. Kita imbau terus kesadarannya karena merupakan kewajiban,” katanya.

Jika tidak ada aral melintang, kata dia, kebijakan itu sudah bisa dijalankan pada Juli mendatang. Untuk pelaksanaannya sendiri, Suparman mengaku sudah siap mengingat saat ini pihaknya sudah memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemprov Banten. “Mudah-mudahan bulan depan (sudah berjalan),” ungkapnya.


Guru Besar UIN Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten itu meyakini potensi zakat di Banten bisa tergali secara optimal. Itu tak terlepas dari tren positif pengumpulan zakat setiap tahunnya. Pada 2015 zakat yang terkumpul senilai Rp 2,5 miliar, 2016 menjadi Rp 3,2 miliar dan 2017 meningkat menjadi Rp 8 miliar.“Untuk 2018 ini hingga Mei sudah teralisasi sekitar Rp 2,6 miliar. Target pengumpulan diharapkan sampai Rp 8 miliar,” tuturnya.


Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mendukung agar ASN didorong untuk membayarkan zakatnya secara rutin. Bahkan pemprov juga sudah mengeluarkan instruksi terkait hal tersebut. “Sudah diperintahkan, sudah diinstruksikan oleh sekda. Ini bukan diregulasi tapi memang perintah agama, tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.


Soal Baznas yang akan menjadi pengelola zakat ASN, WH mengaku tak meragukan kredibilitasnya. Dia pun mengajak Baznas Banten selalu bersinergi baik dalam penerimaan maupun penyaluran zakat.

“Baznas secara lembaga sudah bagus sebenarnya, bahkan dapat penghargaan tahun lalu. Berarti sekarang tingkatkan lagi karena potensi (zakat) luar biasa. Banyak industri, pertanian yang sebenarnya kalau kita akumulatifkan, ini menjadi modal cukup besar. Bisa mengurangi tingkat kemiskinan,” katanya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook