Disdukcapil Tak Keluarkan Suket

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 08 Juni 2018 - 11:48:21 WIB   |  dibaca: 131 kali
Disdukcapil Tak Keluarkan Suket

TUNGGU ANTREAN : Warga menunggu antrean pembuatan KTP elektronik di Kantor Disdukcapil Kabupaten Lebak, Kamis (7/8).

RANGKASBITUNG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebalk telah menghentikan pelayanan pembuatan Surat Keterangan (Suket) sejak Mei 2018. Pembuatan suket dihentikan karena blanko KTP elektronik atau e-KTP sudah tersedia.


"Saat ini, kita sudah tidak lagi melayani pembuatan suket, karena kita sudah bisa melayani pencetakan KTP elektronik," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Lebak Ujang Bahrudin kepada Banten Raya, Kamis ( 7/6).


Ujang menjelaskan, e-KTP sudah bisa dicetak karena blankonya cukup tersedia dan suplai dari pusat berjalan lancar. "Kalau blanko ada kenapa harus keluarka suket. Dalam sehari kita dapat mencetak antara 200-300 KTP," jelasnya.


Ujang menuturkan, proses pencetakan bisa mencapai300 keping ketika tidak terjadi gangguan jaringan internet yang terkoneksi dengan pusat. "Saat ini jaringan sedang bagus dan pelayanan dapat berjalan normal," tuturnya.


Ujang menambahkan, sekalipun sudah tidak lagi mengeluarkan suket bukan berarti tidak dapat melayani warga yang memintanya. "Jika memang memaksa, maka kita keluarkan. Termasuk bagi warga yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Lebak," tambahnya.


Ujang menegaskan, sesuai aturan PKPU, pada Pilkada 2018 suket masih bisa digunakan warga yang akan memberikan surat suara. "Tapi pada Pemilu 2019 mendatang sudah tidak bisa lagi pakai Suket. Warga yang akan memilih wajib ber-e-KTP," tegasnya.


Warga Pasir Ona, Rangkasbitung, Nano mengatakan, pembuatan e-KTP kini lebih mudah. "Gak kayak dulu, nunggu hasil cetakan KTP sampe bertahun-tahun. Sekarang ini cepat sehari bisa jadi asalkan persyaratannya lengkap," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook