Petugas Dilengkapi Rompi Anti Peluru dan Senjata

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 08 Juni 2018 - 12:10:55 WIB   |  dibaca: 33 kali
Petugas Dilengkapi Rompi Anti Peluru dan Senjata

SIAP : Anggota Polres Pandeglang mengenakan rompi anti peluru saat apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kalimaya 2018 yang digelar Polres Pandeglang, di Alun-alun Pandeglang, Kamis (7/6). Apel dipimpin Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono.

PANDEGLANG - Sebanyak 500 petugas gabungan dari kepolisian, TNI dan lintas intansi di lingkungan Pemkab Pandeglang disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri. Aparat kepolisian diantaranya akan dilengkapi dengan rompi anti peluru dan senjata laras panjang sebagai bentuk antisipasi ancaman.


Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono mengatakan, sudah menginstruksikan jajarannya untuk mengamankan jalannya arus mudik Lebaran. Bahkan, ada beberapa anggota yang disiapkan untuk melakukan pengawasan secara ketat. "Anggota kami sudah siap. Semua anggota sudah kami sebar untuk melakukan pengamanan dengan cara menyiapkan body system," tegas kapolres gelar pasukan Operasi Ketupat Kalimaya 2018 di Alun-alun Pandeglang, Kamis (7/6).


Apel diikuti oleh petugas gabungan di antaranya kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, PMI, dan Pramuka Pandeglang.Dikatakan, ratusan personel yang diterjunkan di antaranya dilengkapi dengan rompi anti peluru dan senjata laras panjang.

Hal itu sebagai bentuk antisipasi menghadapi berbagai tindak kejahatan yang akan mengancam masyarakat. "Kami juga menyiapkan pengamanan dengan body system. Mereka akan bertugas hingga tanggal 24 Juni mendatang," ujarnya.


Menurut kapolres, pihaknya telah membangun 5 posko pengamanan (pospam) yang tersebar di sejumlah titik jalur mudik dan jalur wisata. Posko itu akan diprioritaskan pada lokasi yang rawan tindak kriminal dan kemacetan, seperti di kawasan Pantai Carita dan Terminal Mengger. "Tidak ada tempat khusus, daerah kita bukan daerah yang jangkauannya panjang seperti jalur mudik lainnya. Tetapi tetap kami menyiapkan posko untuk mengantisipasi bila mana ada masyarakat yang sakit atau kelelahan saat berkendara," katanya.


Di tempat yang sama, Komandan Kodim 0601 Pandeglang, Letkol Inf Fitriana Nur Heru Wibawa menyebutkan, pihaknya juga menerjunkan 20 anggota yang setiap hari akan melakukan pengamanan secara bergantian.

Bahkan, Koramil yang dilalui para pemudik juga telah diperintahkan untuk bersiaga selama 24 jam untuk membantu kegiatan kepolisian. "Personel yang kami terjunkan sebanyak 20 orang perhari. Sedangkan prajurit disetiap Koramil yang dilintasi pemudik, wajib stand by apabila terjadi sesuatu, maka bisa mem-back up kegiatan kepolisian," katanya.


Koramil yang berada di jalur mudik itu diantaranya Koramil Cadasari, Cimanuk, dan Labuan. Dandim menyarankan para pengendara untuk memanfaatkan posko yang disiagakan, guna memulihkan stamina jika kelelahan di jalan. "Memang secara perjalanan, bukan jauh yang melelahkan. Namun mungkin karena kelelahan, silakan saja bertanya ke Koramil yang dilintasi pemudik seperti Koramil Cadasari, Cimanuk, Labuan. Kalau ada yang lelah, silakan istirahat terutama pengendara yang menuju selatan," tegasnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook