Gedung PMI Dibangun 2019

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 08 Juni 2018 - 12:42:24 WIB   |  dibaca: 498 kali
Gedung PMI Dibangun 2019

AKRAB : Ketua PMI Kabupaten Serang Fahmi Hakim (kanan) bercengkerama dengan Ketua Dewan Kehormatan PMI lalu Atharussalam Rais, dan undangan buka bersama PMI lainnya di lapangan tenis indoor Pemkab Serang, kemarin.

SERANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang akan memiliki kantor baru. Ketua PMI Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengatakan bahwa peletakan batu pertama gedung PMI akan dilakukan di tahun 2019. Saat ini, pihaknya, kata Fahmi, baru saja menyelesaikan detail engineering design gedung PMI yang akan dibangun di Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas.


"DED baru saja selesai. Mohon doanya kepada para pengurus PMI agar gedung ini bisa selesai dan bisa memberikan kemaslahatan kepada masyarakat," kata Fahmi saat memberikan sambutan dalam acara Buka Puasa Bersama Pengurus PMI Kabupaten Serang dan Santunan Anak Yatim di lapangan tenis indoor Pemkab Serang, kemarin.


Gedung PMI yang baru ini akan menggantikan gedung PMI Kabupaten Serang di jalan Jenderal Sudirman, Panancangan, Kota Serang, yang kondisinya sudah tidak representatif. "Ya kan kita punya berbagai peralatan dan sebagainya. Di gedung yang saat ini belum memadai," katanya.


Untuk biaya pembangunan, pihaknya, kata Fahmi masih melakukan penghitungan. Ia memastikan akan meminta bantuan kepada Pemprov Banten dan Pemkab Serang untuk anggaran fisik gedung di atas lahan 1 hektare tersebut. "Sementara kita bangun kantornya dulu. Untuk aktivitas pengurus PMI dan relawan. Setelah itu baru kemudian kita bangun fasilitas lain seperti mess, gedung pertemuan, dan sebagainya," katanya.


Kawasan perkantoran PMI juga, kata politisi Partai Golkar ini diproyeksikan akan menjadi salah satu unit usaha PMI untuk mendanai organisasi mereka. apa itu bentuknya? PMI saat ini sedang mematangkannya. "Yang pasti, kita ingin memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat," katanya.


Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Serang Lalu Atharussalam Rais mengatakan bahwa kantor PMI yang ada saat ini memang sudah sangat tidak representatif. Selain itu, lahan yang didiami kantor PMI bukan milik PMI atau pun pemerintah. "Itu kan nempel di jalan kereta api. Karena di kereta api itu punya orang lain," kata Lalu yang mendukung PMI agar memiliki unit usaha yang bisa menopang pembiayaan operasional PMI sendiri.


Kepala Dinas Kesehatan Sri Nurhayati mengatakan bahwa keberadaan PMI sangat bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya soal penyediaan kantong darah. Jumlah angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Kabupaten Serang yang masih tinggi, kata Sri, di antaranya diakibatkan karena pendarahan ibu hamil. "Makanya ketersediaan darah itu sangat penting. Makanya kita semua berterima kasih kepada PMI," tuturnya. (fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook