Polda Ungkap Pabrik Kikil Berbahaya

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Jumat, 08 Juni 2018 - 12:58:30 WIB   |  dibaca: 1187 kali
Polda Ungkap Pabrik Kikil Berbahaya

BEREDAR BEBAS : Dikkrimsus Polda Banten Kombes Pol Abdul Karim (tengah) menunjukkan foto hasil penggerebekan kikil berbahaya dalam ekspos di Mapolda Banten, kemarin.

SERANG- Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Banten mengungkap pembuatan kikil berbahaya dengan campuran hidrogen peroxide di Kampung Karya Bakti, RT 002 RW 011, Kelurahan Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Kikil berbahaya tersebut biasa diedarkan di Pasar Panimbang dan Pasar Labuan, Pandeglang.


Dirkrimsus Polda Banten, Kombes Pol Abdul Karim mengatakan, pengungkapan rumah produksi kikil bercampur bahan kimia tersebut terungkap dari laporan masyarakat, tentang adanya aktivitas ilegal, penggunakan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan.


"Hasilnya, petugas menemukan rumah pengelolahan kikil milik WH yang akandiedarkan kepada masyarakat umum di Pasar Panimbang dan Pasar Labuan. Pelaku dalam sehari bisa memproduksi 100 kilogram kikil," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut Karim, hidrogen peroxide adalah bahan kimia campuran pembersih. Jika kikil tadi dikonsumsi terus menerus akan mengakibatkan muntah dan iritasi sampai luka pada lambung. Sehingga cukup membahayakan bagi kesehatan manusia."Kikil ini dijual dengan harga Rp20 per kilogram. Bahan peroxida ini dilarang. Jadi tujuan pembuat agar kelihatan kikilnya bagus dan semakin awet,"ujarnya.


Karim menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), hidrogen proxida atau H2O2 termasuk kedalam bahan yang berbahaya dan beracun.


"Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa 20 kg kikil yang sudah dicampur hidrogen peroxida. 1 Ember kikil siap edar dan kikil yang sudah digoreng," jelasnya.
Dalam kasus ini, Karim meminta masyarakat untuk lebih mewaspadai bahan makanan yang beredar di pasaran.

Apabila hendak membeli masyarakat harus lebih teliti dalam memilih makanan."Saya mengimbau warga ketika membeli barang dengan harga murah patut dicurigai. Juga ada ayam berformalin kelihatan bersih, bagus, itu yang perlu diwaspadai," himbaunya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook