Warga Gunakan Air Kotor

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 22 Juni 2018 - 12:20:53 WIB   |  dibaca: 405 kali
Warga Gunakan Air Kotor

KOTOR : Warga Kampung Kubang Badak mengambil air kotor dari kolam ikan untuk kebutuhan sehari-hari, kemarin.

PANDEGLANG - Warga Kampung Kubang Badak, Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, kesulitan mendapatkan air bersih sejak dua pekan terakhir. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa harus menggunakan air dari kubangan dan kolam ikan yang kotor.


Ketua RT 14 RW 03, Kampung Kubang Badak, Desa Ganggaeng, Ranta mengatakan, sulitnya mendapatkan air bersih terjadi karena sumur yang menjadi sumber air sebagian warga, kini mulai mengering. Kondisi itu memaksa warga harus pergi ke kolam ikan, dan saluran irigasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih. "Ya begini, mau tidak mau harus ngambil air di kolam," kata Ranta dihubungi melalui teleponnya, Kamis (21/6).


Menurutnya, kekeringan akibat musim kemarau ini sudah hampir terjadi setiap tahunnya. Dia berharap pemerintah bisa bergerak cepat untuk menyediakan air bersih. Warga khawatir jika kondisi itu berlangsung lama, akan menganggu kesehatan masyarakat akibat mengonsumsi air kotor. "Kalau disini mah sudah biasa, kalau musim kemarau pasti air di kampung kami mengering. Kami harap ada bantuan air dari pemda," harapnya.


Selain kesulitan air bersih sambung Ranta, warga di kampungnya masih terbiasa buang air besar sembarangan akibat minimnya pembangunan Mandi Cuci Kaskus (MCK). Sehingga warga berharap adanya pembangunan MCK dari pemerintah daerah. "Warga kami yang BAB (buang air besar) masih ke saluran irigasi. Belum banyak yang punya kamar mandi sendiri. MCK yang disediakan juga masih kurang. Kami berharap pemerintah bisa memberikan bantuan," jelasnya.


Camat Picung, Mujani menyatakan, warga di kecamatannya sangat membutuhkan air bersih karena sedang memasuki musim kemarau. "Memang sekarang sudah mulai musim kemarau. Bukan kesulitan air bersih, hanya butuh air bersih. Air ada, cuman tidak memenuhi kepuasan masyarakat. Memang jelang musim kemarau seperti sekarang ini suka ada saja warga yang memanfaatkan air kolam untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.


Mujani mengaku akan melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang untuk segera memberikan bantuan air bersih ke Desa Ganggaeng. Dia berharap bantuan itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memenuhi air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. "Ya itu mah sudah pasti nanti kita koordinasikan dengan BPBD untuk segera dikirim air bersih. Biasanya juga kalau warga lagi kekurangan air langsung dikirim," tegasnya.


Mujani berdalih, Desa Ganggaeng sudah disediakannya sarana air bersih. Bahkan, tahun ini sudah diajukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk mendapatkan bantuan pembangunan MCK. "Sebetulnya, MCK ada cuman yang namanya kebutuhan masyarakat kurang banyak. Yang ada tidak memenuhi kepuasan. Desa itu sudah diajukan dalam Musrenbang untuk mendapatkan bantuan MCK, saat ini sedang kami upayakan," ujarnya.


Kasi Damkar, Kedaruratan, dan Logistik BPBD Pandeglang, Endan Permana membenarkan, sudah mendapatkan laporan dari pihak kecamatan adanya warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Enda berencana akan mengirim air bersih kepada warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Iya, laporannya sudah masuk. Mungkin besok (hari ini_red) kalau tidak lusa (besok_red) kita akan kirim air bersih," jelasnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook