Belasan ASN Datang Terlambat

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 22 Juni 2018 - 12:48:12 WIB   |  dibaca: 257 kali
Belasan ASN Datang Terlambat

HALAL BI HALAL ASN PEMPROV BANTEN : Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mendapatkan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) usai apel di lapangan Masjid Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Peovinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (21/6). Halal bi halal ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur banten Andika Hazrumy dan Sekretaris Daerah Banten Ranta Soeharta.

SERANG- Belasan ASN di lingkungan Pemprov Banten datang terlambat pada apel pagi di hari pertama kerja pasca libur Lebaran, di halaman Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (21/6). Meski demikian, pemprov mengklaim tingkat kehadiran para abdi negara itu mencapai angka sempurna, yaitu 100 persen.

Pantauan Banten Raya, apel menjadi kegiatan pertama di hari pertama kerja pasca libur Lebaran para ASN. Sesuai jadwal, apel sendiri digelar pada pukul 07.30. Para pucuk pimpinan seperti Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan Sekda Banten Ranta Soeharta diikuti para pejabat eselon II sudah hadir di lokasi apel.

Meski demikian, masih saja ada sejumlah ASN yang baru datang walau apel sudah dimulai. Mereka sempat tertahan di luar masjid karena aparat Satpol PP langsung menutup pagar masjid begitu apel dimulai. Pun demikian para ASN yang berhasil masuk sempat ditahan dan tidak diperkenankan masuk barisan. Namun kejadian tak berlangsung lama, dan mereka yang terlambat diperkenankan menggitkuti apel.

Peristiwa tersebut ternyata tak luput dari perhatian gubernur, dalam amanat upacaranya dia menyindir mereka yang terlambat. Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu bahkan mengkritik kinerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat yang dinilainya kurang tegas.“Inspektorat sama BKD harusnya turun, jaga yang terlambat. Kasih tempat, barisan khusus,” ujarnya.


Ia menuturkan, pihaknya memang konsen memantau hari pertama kerja pasca libur Lebaran. Menurutnya, hal itu bisa menjadi cerminan tingkat kesadaran para ASN sendiri. “Ini konsekuensi diberi libur Lebaran yang cukup panjang. Waktu (liburan) cukup luas, saya saja di rumah capek nunggu waktu masuk kerja,” katanya.


WH menegaskan, para ASN tidak boleh bersantai meski hari pertama kerja. Mereka sudah harus berlari menyelesaikan tugas-tugasnya mengingat saat ini sudah memasuki semester II, sehingga waktu serapan anggaran semakin sempit. “Masuk, ya sudah kerja. Jangan ada alasan lagi,” ungkapnya.


Wahidin dan Andika mengaku sengaja lebih awal hadir di tempat apel, untuk memastikan kesiapan  pejabat, dan staf ASN untuk mengawali tugas perdananya usai lebaran dalam memberikan pelayanan.“Hari pertama memang menjadi konsen saya sebagai pimpinan untuk melihat sejauh mana tingkat kehadiran, karena hari ini juga akan dilaporkan kepada Kementrian PAN-RB. Bahwa konsekuansi dari kemarin diberi kesempatan liburan sejauh mana tingkat kesadaran dan kehadiran dari saudara-saudara sekalian,” ucap Gubernur.

Untuk memastikan tingkat kehadiran, mantan Walikota Tangerang itu pun menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah OPD. Beberapa OPD yang disidak adalah BKD, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo). Dari pengamatannya, tingkat kehadiran ASN sangat baik karena tidak ada yang membolos. “Kehadiran bagus, 100 persen (masuk),” akunya.


Dalam kesempatan itu, Gubernur WH memohon maaf dan mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Banten dan menyampaikan terimakasih kepada seluruh jajarannya yang telah kembali bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.


“Sebagai seorang muslim kita buka pintu maaf yang seluas-luasnya, tidak menunggu orang minta maaf kepada kita. Kita legowo dan harus menjadi seorang pribadi yang baik, terbuka, jangan ada dendam, jangan ada dusta diantara kita,” ucapnya.


Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin menjamin akan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang bolos di hari pertama pasca libur Lebaran. Adapun sanksi yang disiapkan adalah dengan memotong tunjangan kinerjanya.“Kalau tidak masuk ya dianggap bolos, dan itu sanksinya sudah jelas sesuai aturan yang ada. Kalau bolos berapa hari kan dipotong tunjangannya berapa,” tuturnya. (dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook